Pelatihan Paralegal sebagai Strategi Penguatan Etika, Jejaring, dan Kemitraan di Desa Bubalango, Kec. Sumalata

Authors

  • Muslim A. Kasim Universitas Gorontalo
  • Nurwita Ismail Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i1.1137

Keywords:

Paralegal, Access to Justice, Legal Aid, Bubalango Village, Paralegal Training, Networking, Partnership, Legal Ethics

Abstract

Paralegals play a crucial role in providing access to justice, particularly in legal aid provision and legal empowerment for communities. In this context, the role of paralegals is essential in bridging the gap in legal access, especially in areas that lack sufficient numbers of advocates. Bubalango Village in Sumalata District, North Gorontalo Regency, faces limitations in access to information and legal understanding, which hinders the community from obtaining the legal assistance they need. Therefore, the Faculty of Law at the University of Gorontalo organized a paralegal training program to enhance the community’s capacity in providing basic legal aid, educating citizens about their rights, and strengthening networking and partnerships with legal institutions and the government. The training includes topics on the Indonesian legal system, citizens' rights, paralegal ethics, and practical skills in drafting legal documents and mediation. It is hoped that this training will strengthen access to justice and build a more inclusive legal system at the village level

References

Bengkulu, D. I. P., & Bengkulu, U. D. (2020). Peran paralegal dalam pengaturan tindak pidana inses. [Judul Jurnal atau Konferensi], 1, 804–812.

Gunawan, Y., & Hafiz, M. B. A. (2021). Pendidikan paralegal bagi masyarakat sebagai wujud pemenuhan hak asasi manusia berkelanjutan. Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, 9(1), 87–97. https://doi.org/10.18196/berdikari.v9i1.10853

Hartanto, R. V. P., & Firdausy, A. G. (2014). Paralegal dan akses perempuan terhadap keadilan: Kajian tentang peranan paralegal dalam pemberdayaan hukum untuk meningkatkan akses perempuan terhadap keadilan. Yustisia Jurnal Hukum, 3(2), 77–87. https://doi.org/10.20961/yustisia.v3i2.11098

Hartanto, R. V. P., Liestyasari, S. I., & Budiati, A. C. (2018). Gerakan sosial oleh paralegal untuk peningkatan akses keadilan bagi perempuan korban kekerasan di Kota Surakarta. Seminar Nasional Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Persekolahan dan Kemasyarakatan, 1–15.

Hartanto, R. V. P., Liestyasari, S. I., & Firdausy, A. G. (2018). Strategi penguatan akses perempuan terhadap keadilan melalui legal empowerment dalam rangka pengentasan kemiskinan perempuan. PKn Progresif: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan, 13(1), 116. https://doi.org/10.20961/pknp.v13i1.22484

Muhlizi, A. F. (2019). Penguatan peran tokoh adat sebagai paralegal dalam memberikan bantuan hukum. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(1), 127. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i1.308

Permatasari, M. P., Luh, N., & Setyastrini, P. (2019). Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan ditinjau dari teori legitimasi dan teori stakeholder. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 5(1), 1–3. http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/ap

Phahlevy, R. R. (2021). Hukum dan pendidikan paralegal di Indonesia. https://doi.org/10.21070/2021/978-623-6081-17-4

Rachmayani, A. N. (2015). Peran profesi dan pengamanan (PROPAM) Polda dalam penegakan kode etik profesi kepolisian di DIY. [Judul Jurnal atau Konferensi], 6, [halaman jika tersedia].

Rahman, S., & Qamar, N. (2014). Etika profesi hukum. Refleksi.

Downloads

Published

2025-02-03

How to Cite

Muslim A. Kasim, & Nurwita Ismail. (2025). Pelatihan Paralegal sebagai Strategi Penguatan Etika, Jejaring, dan Kemitraan di Desa Bubalango, Kec. Sumalata. Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial, 2(1), 43–51. https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i1.1137

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.