Pendampingan UMKM : Pembuatan NIB, Branding, dan Digitalisasi Keuangan di Desa Karangsetia

Authors

  • Muhamad Rafly Anshaory Univertas Pelita Bangsa
  • Rusmini Icha Indryani Univertas Pelita Bangsa
  • Zulfa Zakiatul Hidayah Univertas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.62951/dinsos.v2i3.2114

Keywords:

Branding, Business Legality, Digitalization, MSME, QRIS

Abstract

This community service program was carried out by students of Universitas Pelita Bangsa in Karangsetia Village, Karang Bahagia District, Bekasi Regency, as a concrete effort to strengthen the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in facing the challenges of digitalization. MSMEs in this area still encounter various obstacles, such as the absence of formal business legality, limited understanding of branding strategies, and minimal utilization of digital technology for both marketing and payment systems. These conditions have weakened business competitiveness and hindered the growth of local enterprises. The program focused on three interrelated aspects: legal compliance, brand development, and digital adoption. Business legality was facilitated through the issuance of the Business Identification Number (NIB), which provides legal certainty while granting access to government programs and financial institutions. Branding was strengthened by designing logos, banners, and simple promotional media to enhance business identity, professionalism, and consumer appeal. Digitalization was promoted through business registration on Google Maps to improve visibility, and the adoption of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a cashless payment method that is efficient, secure, and widely accepted. The methods employed included observation, socialization, mentoring, and participatory evaluation with business owners. The results demonstrated significant progress, as most MSMEs successfully obtained legal registration, adopted QRIS in daily transactions, registered their businesses on Google Maps, and developed clearer visual identities. This program had a positive impact by increasing entrepreneurial confidence, expanding market reach, and fostering awareness of the importance of digital transformation. Overall, the community service program contributed to strengthening the competitiveness, sustainability, and independence of MSMEs in Karangsetia Village, while supporting the development of the local economy.

References

Asofa, E. D., Sholihah, D. D., Pembangunan, U., Veteran, N., & Timur, J. (2024). Implementasi QRIS (QR Code Indonesian Standard) sebagai media pembayaran elektronik bagi UMKM di Kelurahan Gunung Anyar Tambak. 4(1), 42-48.https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.511

Dinanti, M. D., Nafi'udin, R., Maryam, D., Hati, M. R., Mukti, R. H., & Malasari, S. (2025). Pendampingan UMKM: Pembuatan NIB, branding, dan digitalisasi melalui Google Maps di Dusun Sabatan.

Drs, P., Feriyanto, N., & Si, M. (2021). Digitalisasi UMKM untuk meningkatkan ekonomi dan pencapaian SDGs. November.

Dwiyatno, S., Juniarti, A. D., Masyruroh, A., Ruhiawati, I. Y., Rosdiyani, T., & Krisnaningsih, E. (2024). Peningkatan ekonomi dan produktivitas pelaku UMKM melalui pelatihan pembuatan QRIS. 6(1), 1-14.https://doi.org/10.35814/suluh.v6i1.5862

Juwita, H., Rosita, K. A., Manajemen, S., & Bosowa, U. (2025). Pendampingan UMKM dalam mengadopsi pembayaran digital (QRIS dan E-Wallet). 2(1), 79-84.

Lindriani, T., Marlianti, S., Lestari, T., Afriyanty, N., & Yustati, H. (2025). Pendampingan penggunaan aplikasi digital QRIS sebagai alat pembayaran dan pengembangan promosi secara digital pada UMKM Reni Allshop. 1(2), 219-225.https://doi.org/10.71417/jpc.v1i2.37

Mainake, Y., RI, P. P. B. K. S. J. D., & DUKUNGAN. (2024). Dukungan memperkuat UMKM.

Natsir, K., Bangun, N., Attan, M. B., & Landias, J. S. (2023). Penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. 1(3), 1154-1163.https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26208

Putra, C. A., Aprilia, N. N., Eka, A., & Sari, N. (2022). Pendampingan pembuatan nomor induk berusaha (NIB) untuk pengembangan UMKM di Kelurahan Tlumpu melalui Online Single Submission (OSS). 2(2), 149-157.https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1397

Rohim, E., Sholihah, E. L., Firmansyah, F. R., & Andriani, F. (2022). Digitalisasi UMKM melalui pelatihan Google Maps dan pemasaran online. 5(2).https://doi.org/10.37849/mipi.v5i2.314

Saefullah, A., & Ruvi, M. (2022). Penguatan legalitas usaha pelaku UMKM melalui pembuatan NIB di lokasi wisata Ciung Wanara Ciamis. 105-111.https://doi.org/10.37010/pnd.v1i3.918

Setiawan, J. A., & Mugiyati, M. (2023). Peluang dan tantangan bank syariah di Indonesia dalam mempertahankan eksistensi di era digital. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(1), 834-845.https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i1.2396

Setyawan, D. H., Cahyati, A. D., & Putra, P. (2024). Upaya peningkatan bisnis dengan digital branding pembuatan lokasi UMKM melalui. 03, 67-74.https://doi.org/10.33558/an-nizam.v3i2.8761

Sutantri, A., Aysa, I. R., & Khairan. (2022). Pendampingan pembuatan nomor induk berusaha (NIB) dan branding produk dalam upaya pengembangan UMKM di Dusun Sukomoro Desa Puncu Kec. Puncu Kediri. 2(2).https://doi.org/10.55606/nusantara.v2i2.2347

Utami, A. T., Irhamuddin, M., Nurhayati, R., Lestari, J. M., Darmawan, I., Rohanah, E., Agustina, I. S., Iskandar, Y., Anggraila, A. N., Raina, R., & Ardiansyah, M. Z. (2024). Branding dan optimalisasi teknologi informasi UMKM untuk meningkatkan penjualan produk kue Cuchur Sukabakti Tarogong Kidul Kabupaten Garut. 3(September), 167-178.https://doi.org/10.58268/adidharma.v3i1.102

Downloads

Published

2025-09-16

How to Cite

Muhamad Rafly Anshaory, Rusmini Icha Indryani, & Zulfa Zakiatul Hidayah. (2025). Pendampingan UMKM : Pembuatan NIB, Branding, dan Digitalisasi Keuangan di Desa Karangsetia. Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan, 2(3), 55–71. https://doi.org/10.62951/dinsos.v2i3.2114

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.