Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pengolahan Limbah Ternak di Desa Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo

Authors

  • Diah Reni Asih Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
  • Miftahuddin Ahmad Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
  • Rohmatul Anwar Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
  • Dwi Subakti Prastiyo Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

DOI:

https://doi.org/10.62383/transformasi.v3i1.2770

Keywords:

Animal Manure Waste, Appropriate Technology, Livestock Waste Management, Organic Fertilizer, Training

Abstract

Appropriate Technology Training (TTG) in Tambah Dadi Village, Purbolinggo Subdistrict aims to improve the community's understanding and ability to manage livestock waste more efficiently.  Often, livestock waste produced in this village is not utilized properly.  Training participants will be introduced to various waste management methods that can be used as sources of organic fertilizer and organic compost. The training includes awareness-raising, demonstrations, and hands-on practice in processing waste into useful products such as organic fertilizer. The results of the training show that participants are able to make organic fertilizer from livestock waste.  It is hoped that this activity will serve as an example for other villages to manage livestock waste in a more sustainable manner, which will improve agricultural and livestock yields in the area and increase the welfare of farmers in Tambah Dadi Village. The results of this activity show that the application of appropriate technology not only focuses on waste management, but also aims to improve the economic conditions of the community.

References

Chalimah, S., Anif, S., & Rahayu, T. (2011). Pemanfaatan pupuk organik kotoran hewan dan bioteknologi cendawan mikorrhiza arbuskula (CMA) dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan bibit tanaman pangan dan buah. Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://hdl.handle.net/11617/1027

Dewi, R. S., Siregar, R. M., Pulungan, A. N., & Syafriani, D. (2015). IbM kelompok tani dan ternak Paluh Getah Dua dan Paluh 80: Pembuatan pupuk organik cair dari limbah ternak sapi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(81).

Haryanto, B., & Nurhayati, A. (2019). Pengelolaan limbah peternakan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lingkungan, 13(2), 85–94. https://doi.org/10.20886/jklh.2019.13.2.85-96

Kaharudin, & Sukmawati, F. M. (2010). Petunjuk praktis manajemen umum limbah ternak untuk kompos dan biogas. Balai Pengkajian Teknologi Peternakan Nusa Tenggara Barat.

Leasa, W. B., Amanah, S., & Fatchiya, A. (2018). Kapasitas pengolah ubi kayu “Enbal” dan pengaruhnya terhadap keberlanjutan usaha di Maluku Tenggara. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 11–26. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.17843

Roidah, I. S. (2013). Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo, 1(1), 30–42.

Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2017). Kompos sebagai bahan pembenah tanah dan pupuk organik. Balai Penelitian Tanah.

Sukamta, Shomad, M. A., & Wisnujati, A. (2017). Pengelolaan limbah ternak sapi menjadi pupuk organik komersial di Dusun Kalipucang Bangunjiwo, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Berdikari, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.18196/bdr.5113

Sukmawati, Rasbawati, & Rahmawati. (2022). Pengolahan limbah ternak sapi menjadi bioretensi dan biourin berbasis carbontech pada kelompok tani ternak Panidi di Kabupaten Sidrap. Jurnal Dinamika Pengabdian, 8(1), 87–95.

Sunada, I. W., Darmawan, D. P., & Putra, I. G. S. A. (2014). Pola interaksi ternak dan tanaman pada Simantri 116 Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jurnal Manajemen Agribisnis, 2(2), 157–170.

Sutanto, R. (2002). Pertanian organik: Menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius.

Widodo, Y., Santoso, B., & Prasetyo, E. (2020). Penerapan teknologi pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk kompos. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 5(1), 45–52.

Wisnuardhana. (2009). Petunjuk teknis kegiatan pengembangan usahatani terintegrasi sistem pertanian terintegrasi. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali.

Yetri, Y., Rakiman, Maimuzar, Hidayati, R., & Feidihal. (2022). PkM pembuatan pupuk kompos limbah pertanian. Sarwahita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 19(2), 273–282. https://doi.org/10.21009/sarwahita.192.3

Yuwono, D. (2016). Teknologi pengomposan limbah organik. Penebar Swadaya.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Diah Reni Asih, Miftahuddin Ahmad, Rohmatul Anwar, & Dwi Subakti Prastiyo. (2026). Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pengolahan Limbah Ternak di Desa Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo. Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial Dan Pengabdian, 3(1), 146–155. https://doi.org/10.62383/transformasi.v3i1.2770

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.