Penyuluhan Ekonomi Kreatif pada Nilai Guna Media Tanam Organik Melalui Sekam Bakar Ibu – Ibu Rumah Tangga Desa Manarap Baru Kalimantan Selatan

Authors

  • Kumara Efrianti Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Amalia Wahyuni Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Dewi Ariefahnoor Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Lamsah Lamsah Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Azahraty Azahraty Universitas Islam Kalimantan MAB

DOI:

https://doi.org/10.62383/transformasi.v2i4.2348

Keywords:

Agricultural Extension, Creative Economy, Planting Media, Rice Husk, Sustainable Agriculture

Abstract

This community service program was conducted in Manarap Baru Village, Banjar Regency, South Kalimantan, focusing on the utilization of rice husks as a planting medium to promote creative economic development. The background of this initiative stems from the local soil conditions, which are predominantly fill soil and swamp, making it less suitable for plant cultivation. Additionally, the community—especially housewives—faces limited knowledge and resources in processing agricultural waste into economically valuable products. The implementation methods included preliminary surveys, socialization, educational outreach, hands-on practice, and evaluation. The materials delivered covered the benefits of rice husks as planting media and compost, techniques for converting husks into charcoal, and business opportunities derived from processed husk products.The results of the program showed a significant improvement in participants' understanding of independent planting media and compost production, reduced reliance on commercial products, and the emergence of new business opportunities that support sustainable agriculture.

References

Astuti, P. S., & Kurniangsih, R. (2019). Training in making solid compost from environmentally friendly rice husk ash waste in Puyung Village. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 3(1), 16–21.

Auralia, D., dkk. (2023). Pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan limbah plastik. Jurnal Pengabdian West Science, 2(4), 251–256.

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. (n.d.). Pemanfaatan sekam sebagai media tanam. Diakses dari https://distan.bulelengkab.go.id/informasi/detail/berita/100_pemanfaatan-sekam-sebagai-media-tanam?utm_source=chatgpt.com

Fatimah, A. T., Adnan, B. A., & Rinaldi, F. B. (2023). Menanam sayuran hidroponik dan organik sebagai media pembelajaran di sekolah Adiwiyata (Project-based Learning dengan STEAM-H bagi peserta didik SD/MI). Penerbit Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (PRCI).

Ismail, V., Asmarita, A., Azizah, E. N., Wahyuni, N., Kesumawati, N., & Sari, S. N. (2024). Peningkatan kualitas dan pemasaran budidaya bonsai di Desa Adirejo melalui pendekatan agribisnis. Sinkron: Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA Jaya, 2(3).

Kompas.com. (2021, 3 Desember). Catat! 5 manfaat sekam padi sebagai media tanam. Diakses dari https://www.kompas.com/homey/read/2021/12/03/075400076/catat-5-manfaat-sekam-padi-sebagai-media-tanam?utm_source=chatgpt.com

Kusuma, I., dkk. (2021). Pelatihan ekonomi kreatif ramah lingkungan berbasis ecoprint di Desa Jombatan Kecamatan Kesamben. JD-Mas, 5(1), 48–59.

Mustamiin, Z. M. (2025). Pemberdayaan ekonomi kreatif kaum marginal melalui program budidaya jamur. Dedikasi: Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 74–80.

Priadi, A., Pasaribu, V. L. D., Virby, S., Sairin, S., & Wardan, W. G. (2020). Penguatan ekonomi kreatif berbasis sumber daya desa di Kelurahan Rempoa. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3).

Rizal, A. N., & Hasan, A. W. (2019). Penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal dengan meningkatkan jiwa wirausaha dalam pemanfaatan sumber daya alam di Kelurahan Masiri Kecamatan Batuga Kabupaten Barito Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri, 3(2), 26–35.

Sidik, N. F., Siagian, S. P. J., Halimah, M. N., Muzaki, F., Rahma, N., Chandralana, R., Nabila, S. A., & Listiana, I. (2024). Sosialisasi pembuatan briket dari limbah sekam padi sebagai langkah energi ramah lingkungan di Desa Braja Emas, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur. Open Community Service Journal, 3(2), 83–90.

Sutoro, M., dkk. (2020). Penerapan manajemen dalam mengembangkan hasil laut yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Pulau Seribu. Jurnal Abdi Laksana, 1(3), 402–405.

Utami, B., dkk. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui kegiatan ekonomi kreatif pembuatan kalung. Jurnal Budimas, 4(2), 1–6.

Widyastuti, R. D., Hidayat, K. F., & Pujisiswanto, H. (2023). Dasar-dasar budidaya tanaman. Pusaka Media.

Zulfikar, R., & Mayvita, P. A. (2019). Tingkat pengetahuan lingkungan, persepsi, dan perilaku UMKM di Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengimplementasikan green economy. Dalam Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (Vol. 4, No. 3, pp. 459–464).

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Kumara Efrianti, Amalia Wahyuni, Dewi Ariefahnoor, Lamsah Lamsah, & Azahraty Azahraty. (2025). Penyuluhan Ekonomi Kreatif pada Nilai Guna Media Tanam Organik Melalui Sekam Bakar Ibu – Ibu Rumah Tangga Desa Manarap Baru Kalimantan Selatan. Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial Dan Pengabdian, 2(4), 71–80. https://doi.org/10.62383/transformasi.v2i4.2348

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.