Potensi Makanan Lanting sebagai Motor Penggerak Ekonomi Perempuan di Desa Satriyan

Authors

  • Annisaturrakhillah Firdaus Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Anisa Zulfa S.A. Noor Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Zulvia Arifatun Nisa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Bintang Rifqy Algamar Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Alifya Nur Faizah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Adeni Adeni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62951/masyarakatmandiri.v1i4.511

Keywords:

Traditional Food, Cassava, Economy

Abstract

Cassava is a traditional food that has high cultural value in Indonesia. This research was conducted to increase the use of cassava as an ingredient in traditional food products with environmentally friendly packaging. This cassava processing makes a unique and typical traditional food in Satriyan Village, namely lanting or lengko kriyik. The focus of this research is the study of the process of processing cassava into a lanting snack. In this modern era, lanting made from cassava is facing challenges from changes in consumption patterns and competition from the snack industry. However, this traditional food continues to survive and conservation efforts by local communities continue to promote the uniqueness and authenticity of cassava lanting. With these efforts, the cassava plant is not only maintained as a traditional food but also needs to be promoted as one of Indonesia's culinary treasures that should be preserved.

References

Apriyani, D., Loviriani, S., Amanda, P. F., Putri, A. U., & Lazuarni, S. (2022). Pemanfaatan olahan singkong menjadi kue dalam meningkatkan kreativitas masyarakat di Desa Alai Selatan. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(3), 1582. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i3.10505

Furqon, D. F. (2018). Pengaruh modal usaha, lama usaha, dan sikap kewirausahaan terhadap pendapatan pengusaha lanting di Lemah Duwur, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 7(4), 51–59.

Hidayat, R. (2022). Transformasi makanan tradisional dalam era modern. Penerbit Cendekia.

Nugraeni, C. D. (2023). Jurnal Abdimas Kesosi. Jurnal Abdimas Kesosi, 6(1), 46–53.

Pertanian, J. I. (2024). Lanting Cibeber: Menggali potensi singkong, pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 12(April), 8–16.

Prabowo, A. (2021). Tradisi kuliner desa: Studi kasus lanting di Desa Satriyan. Penerbit Gaya.

Sari, M. (2020). Kearifan lokal dalam kuliner tradisional. Penerbit Kearifan Budaya.

Soepriyadi, N., Dangga, S. A., & Laela, N. (2019). Pelatihan pengolahan selai pisang, bola-bola singkong, kering singkong pedas manis, dan packaging yang baik. Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen dan Mahasiswa, 03(1), 48–53.

Susanto, D. (2019). Makanan tradisional dan inovasi kuliner di Indonesia. Penerbit Nusantara.

Wulandari, N. (2018). Pengaruh globalisasi terhadap kuliner tradisional. Penerbit Bahana.

Published

2024-09-02

How to Cite

Annisaturrakhillah Firdaus, Anisa Zulfa S.A. Noor, Zulvia Arifatun Nisa, Bintang Rifqy Algamar, Alifya Nur Faizah, & Adeni Adeni. (2024). Potensi Makanan Lanting sebagai Motor Penggerak Ekonomi Perempuan di Desa Satriyan. Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal, 1(4), 15–24. https://doi.org/10.62951/masyarakatmandiri.v1i4.511

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.