Pengembangan Kapasitas UMKM melalui Sosialisasi Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Pelatihan Permodalan di Kecamatan Tatanga dan Kelurahan Nunu

Authors

  • Fadli Hadi Badjeber Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Fajria Fajria Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Siti Lista Fatimah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Dewi Sangfitri Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Safni J. Aziz Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Siva Natun Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Zazkia Hairunnisa Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Dina Adinda Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

DOI:

https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v3i1.2756

Keywords:

Capitalization, Cash Book, Financial Inclusion, Financial Literacy, MSMEs

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the regional economy, including in Tatanga District and Nunu Village, Palu City. However, many MSME actors in these areas still face fundamental challenges such as low financial literacy, limited access to capital, and insufficient use of digital technology in business management. These limitations lead to weak financial record-keeping, poor cash flow management, and inadequate readiness to meet bankability requirements when applying for financing from formal financial institutions. This community service program was designed to improve the understanding and practical skills of MSME actors through financial literacy socialization, financial inclusion education, capital training in collaboration with financial institutions, and training in simple financial record preparation. The program was implemented using needs assessments through observation, structured material delivery, interactive discussions, hands-on transaction recording practice, and learning evaluations through pretests and posttests. The results show a significant improvement in participants’ competencies. Average scores for financial literacy and inclusion increased from 48% to 89%, indicating better understanding of cash flow management, transaction recording, and the use of digital financial services such as QRIS and mobile banking. Furthermore, participants’ understanding of capital access improved from 51% to 92%, particularly regarding financing procedures, business eligibility requirements, and the importance of financial statements in loan applications. Overall, the program effectively strengthened MSME capacity to manage businesses in a more structured, adaptive, and professional manner, supporting MSME independence and long-term business sustainability in Tatanga District and Nunu Village.

References

Abbas, M. A. Y., Maulina, S., & Indardaini, P. (2025). Peningkatan pemahaman dan adopsi teknologi keuangan pada UMKM melalui program pengabdian di Kota Samarinda. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora, 4(2), 287–297. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v4i2.5841

Apriadi, D., Kuswara, G. B., & Gunawan. (2025). Meningkatkan kemandirian finansial melalui penguatan literasi keuangan pelaku UMKM Desa Mekarjaya Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 3547–3554. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2154

Farisi, S. A., Fasa, M. I., & Suharto. (2022). Peran UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah.

Fauziah, S., & Wibowo, E. (2025). Pengaruh literasi digital, penerapan fintech, dan modal usaha terhadap kinerja UMKM pada era digital di Kecamatan Wonogiri. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 23454–23470. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3396

Fradina, N., Triana, A., Zahra, R., & Setiawan, A. (2025). Tantangan yang dihadapi UMKM kecil: Bantuan fasilitas permodalan pedagang kaki lima Kelurahan Siranindi Kota Palu. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–9.

Mahardika, & Rizcho, E. (2020). Analisis tingkat literasi keuangan dan akses permodalan di Sidoarjo (studi kasus Kampoeng Batik Jetis). Jurnal Universitas Brawijaya, 8, 1–12.

Maimuna, F. F., Roroa, N. A. F., Misrah, M., Oktavianty, O., & Agit, A. (2024). Transformasi digital dalam kewirausahaan: Analisis faktor penghambat dan pendorong perkembangan ekonomi digital. Simetris: Seminar Nasional Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan dan Riset Ilmu Sosial, 187–198.

Marsya, A., Musthofa, M. A., Nurjali, & Wandi. (2021). Strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produk keripik pisang “Merasa” di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Manajemen Pemasaran, 12(1), 167–186.

Maulana, M. I., & Suyono, E. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap keberlanjutan bisnis pelaku UMKM berbasis syariah. Literasi Digital UMKM Syariah, 9(3), 4256–4271.

Nikmah, A., Marlina, Kurniasih, U., & Fikri, M. (2023). Pentingnya pembuatan laporan keuangan bagi UMKM. Jurnal Sahmiyya, 2(1), 205–211.

Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi era digitalisasi melalui peran pemerintah. JABE (Journal of Applied Business and Economic).

Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Surat Edaran OJK Nomor 30/SEOJK.07/2017 tentang literasi keuangan.

Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2016). Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Sifwah, M. A., Nikhal, Z. Z., Dewi, A. P., Nurcahyani, N., & Latifah, R. N. (2024). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing UMKM. MANTAP: Journal of Management Accounting, Tax and Production, 2(1), 109–118.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Fadli Hadi Badjeber, Fajria Fajria, Siti Lista Fatimah, Dewi Sangfitri, Safni J. Aziz, Siva Natun, … Dina Adinda. (2026). Pengembangan Kapasitas UMKM melalui Sosialisasi Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Pelatihan Permodalan di Kecamatan Tatanga dan Kelurahan Nunu. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 12–23. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v3i1.2756

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.