Penguatan Peran Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Dalam Menjaga Kesehatan Lingkungan Di Desa Kemudo

Authors

  • Sarwendah Dwi Juniati Universitas Sebelas Maret
  • Novi Danisa Halimah Azzahra Universitas Sebelas Maret
  • Ryan Miftahul Hidayat Universitas Sebelas Maret
  • Khairana Nur Shabrina Universitas Sebelas Maret
  • Alifiah Azzahra Universitas Sebelas Maret
  • Akbar Aristyo Pambudi Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.62383/harmoni.v1i2.145

Keywords:

PKK, Environmental Health, Kemudo, Compost, Lavitrap

Abstract

The KKN 35 UNS group carried out activities aimed at addressing environmental health issues faced by the community of Kemudo Village, including household waste management and dengue fever. Efforts made by the students involved training in composting and socialization on dengue fever prevention using lavitraps. Training and socialization targeted PKK with the aim of strengthening the role of PKK in addressing environmental health issues in their village. Training involved practicing the compost making process and distributing compost making equipment. Meanwhile, socialization included delivering materials related to dengue fever, explaining lavitraps, and distributing lavitraps made by the students. The training activities received a positive response, as demonstrated by the active participation of PKK during compost making practice. The socialization activities also received positive responses as lavitraps were deemed innovative and quite effective in reducing mosquito breeding in homes.

References

Basri, K. S., Pitriani, Lalu, N. A. S., Budiman, Hamsina, Ishak, N. I., Hasani, R., Maksum, T. S., Nurfadillah, A. R., Irawati, & Fitriyah, S. (2022). Teori Kesehatan Lingkungan. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

CNN Indonesia. (2021). Berkat Pengolahan Limbah, Kemudo Jadi Pemenang Desa BRILian. Available at: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20211106150741-307-717530/berkat-pengolahan-limbah-kemudo-jadi-pemenang-desa-brilian, diakses tanggal 22 April 2024.

Dewi S, F. M. & Kusnoputranto, H. (2022). Analisis Kualitas Kompos dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Molase dengan Metode Takakura. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(1), 67-73. https://doi.org/10.33860/jik.v16i1.1039

Rahman, H. & La Patilaiya, H. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 2(2), 251-258. https://doi.org/10.30595/jppm.v2i2.2512

Rentokil. (2024). Siklus Hidup Nyamuk. Available at: https://www.rentokil.com/id/layanan-kami/pengendalian-hama/nyamuk/siklus-hidup-nyamuk#scroll-offset, diakses tanggal 18 April 2024.

Risnawati, R., & Handayani, S. R. (2021). PEDULI LINGKUNGAN: Kampanye dan Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Kelurahan Malasom. Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat, 4(2), 57-62.

Sari, M. W. & Alfianita, S. (2019). Pemanfaatan batang pohon pisang sebagai pupuk organik cair dengan aktivator EM4 dan lama fermentasi. Jurnal Tedc, 12(2), 133-138.

Umam, A., Syari, W., Nurdiansyah, A., & Sholeha, A. (2020). Peningkatan dan Pemberdayaan Manusia Cekatan (Cerdas, Kreatif, Akhlakul Karimah, Terampil, Sehat dan Mandiri) Melalui Pendidikan Nonformal di Desa Sibanteng. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 139-145.

Published

2024-04-25

How to Cite

Sarwendah Dwi Juniati, Novi Danisa Halimah Azzahra, Ryan Miftahul Hidayat, Khairana Nur Shabrina, Alifiah Azzahra, & Akbar Aristyo Pambudi. (2024). Penguatan Peran Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Dalam Menjaga Kesehatan Lingkungan Di Desa Kemudo. Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat, 1(2), 77–85. https://doi.org/10.62383/harmoni.v1i2.145

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 

You may also start an advanced similarity search for this article.