Pemantauan Tumbuh Kembang Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Posyandu Bengkong Abadi Baru Kota Batam

Authors

  • Roza Erda Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Isna Aglusi Badri Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Nurma Zela Gustina Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Yulia Devi Putri Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Resi Novia Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Nahrul Hayat Institut Kesehatan Mitra Bunda

DOI:

https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i2.1333

Keywords:

Child Growth , Development, Health Education, Stunting

Abstract

Monitoring child growth and development can be one of the efforts in preventing stunting. The role of mothers is very important in monitoring child growth and development so that providing education to mothers about monitoring child growth and development can be an effort to prevent stunting in the future. This activity was carried out at the Bengkong Abadi Baru Posyantu in Batam City using lecture and direct practice methods. The material presented included child growth and development, and the use of child growth and development monitoring media. The results of the activity showed that participants had a high interest in understanding how to monitor child growth and development according to their age. In addition, the role of cadres in providing further guidance encouraged an increase in participants' willingness to participate in the program. This activity shows that providing education that is in accordance with the abilities of participants and involving cadres can be an effort to prevent stunting. The success of this program in the long term requires ongoing support from health workers to make this education program a routine activity in every posyandu. Through this activity, it is hoped that a community attitude can be created that is aware of the importance of monitoring growth and development to prevent stunting.

References

Adinda. (2014). Masalah gizi penyebab stunting (pendek). http://adindascabiosa.blogspot.co.id/2014/04/-masalah-gizi-penyebab-stunting.html

Ani, M. (2016). Manajemen kebidanan terlengkap. Jakarta: CV Trans Media Info.

Ariani. (2011). Usia anak dan pendidikan ibu sebagai faktor risiko gangguan perkembangan anak. Jurnal Kedokteran Sriwijaya, 27(2), 118.

Atikah, R., Rahayu, & dkk. (2018). Stunting dan upaya pencegahannya. Dalam Buku stunting dan upaya pencegahannya.

Depkes RI. (2013). Buletin jendela data & informasi kesehatan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Efendi, S., Sriyanah, N., Cahyani, A. S., Hikma, S., & Kiswati, K. (2021). Pentingnya pemberian ASI eksklusif untuk mencegah stunting pada anak. Idea Pengabdian Masyarakat, 1(2), 107–111.

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi gizi pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312–319.

Fatchurrohman, R. (2011). Pengaruh motivasi berprestasi terhadap kesiapan belajar, pelaksanaan prakerin dan pencapaian kompetensi mata pelajaran produktif. Invotec, 7(2).

Gustina, N. Z. (2022). Pendekatan model promosi kesehatan pender terhadap masalah anemia pada remaja putri: Literature review. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses Kajian Keperawatan), 1(1), 34–41.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Buletin stunting. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan stunting Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Laporan Tahunan Indonesia. (2013). Penyajian pokok-pokok hasil Riset Kesehatan Dasar 2013.

Mitra. (2015). Permasalahan anak pendek (stunting) dan intervensi untuk mencegah terjadinya stunting (suatu kajian kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6).

Nuriman, A. A., Gusasi, A., Pampaile, M., Nuna, I. T. T., Amati, S. W. U., Fatma, F., … Abdullah, T. (2024). Penyuluhan budikdamber pada kelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Huangobotu Kota Gorontalo. Harmoni Sosial: Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat, 2(1), 01–07. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i1.955

Puskesmas Tanawangko. (2018). Penyakit menonjol di wilayah kerja Puskesmas Tanawangko. Minahasa.

Riset Kesehatan Dasar. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Rizma. (2016). 8,8 juta anak Indonesia bertubuh kerdil. http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/01/26/o1k24o385-88-juta-anak-indonesia-bertubuh-kerdil-part1

Sulistianingsih, S., Putri, T., Risman, R., Putri, N., Iklimah, N., Aiman, U., … Badar, M. (2025). Pengendalian stunting dan gizi buruk di Desa Punti Kecamatan Soromandi melalui optimalisasi posyandu. Harmoni Sosial: Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat, 2(1), 53–56. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i1.1053

World Health Organization. (2021). Nutrition Landscape Information System (NLIS). Geneva: WHO. https://www.who.int/nutrition/nlis

Zubaidah, S. (2016). Keterampilan abad ke-21: Keterampilan yang diajarkan melalui pembelajaran. Dalam Seminar Nasional Pendidikan, 2(2), 1–17.

Downloads

Published

2025-04-17

How to Cite

Roza Erda, Isna Aglusi Badri, Nurma Zela Gustina, Yulia Devi Putri, Resi Novia, & Nahrul Hayat. (2025). Pemantauan Tumbuh Kembang Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Posyandu Bengkong Abadi Baru Kota Batam. Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat, 2(2), 10–16. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i2.1333

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.