Konstruksi Dokumentasi Alahan Nagari Paninggahan
DOI:
https://doi.org/10.62383/bersama.v2i4.2350Keywords:
Alahan, Cultural Tourism, Documentation, Local Culture, Muaro PaninggahanAbstract
This research examines the documentation process of Alahan Muaro Paninggahan, an economic and cultural tradition in Nagari Paninggahan, Solok Regency, West Sumatra. The alahan system is a form of natural resource management passed down through generations and serves as a social, economic, and cultural identity platform for the local community. In a modern context, this research highlights how digital technology is beginning to be utilized to document, promote, and preserve the alahan tradition through social media, visual content, and other digital platforms. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including field observation, in-depth interviews, and photo and video documentation. The results indicate that digitalization plays a significant role in introducing local cultural values to a wider audience and increasing public awareness of the potential of a tradition-based economy. In addition to preserving culture, digitalization is also an effective strategy for supporting tourism promotion and strengthening regional identity.
References
Amelia, H. R., & Novita, Y. (2025). Studi dampak sosial-ekonomi dari agrowisata kebun strawberry Dzjikho di Alahan Panjang, Sumatera Barat. Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 242–251. https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.802
Ardieansyah, S. (2019). Analisis nilai-nilai sosial dan budaya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan di Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 1(2), 76–97. https://doi.org/10.36917/japabis.v1i2.26
Barkah, R. (2025). Pengaruh wisatawan terhadap pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan daya saing ekonomi di Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Sumatera Utara [Disertasi doktoral].
Chatra, A., Dirna, F. C., Alhakim, R., Pujiriyani, D. W., Rosardi, R. G., Maulinda, I., ... & Juansa, A. (2025). Potensi dan sektor unggulan ekonomi desa. PT Star Digital Publishing.
Graves, E. E. (2007). Asal-usul elite Minangkabau modern: Respons terhadap kolonial Belanda abad XIX/XX. Yayasan Obor Indonesia.
Ikhwani, A. (2021). Dampak kenaikan harga ikan bilih pada tingkat kesejahteraan nelayan di Nagari Padang Laweh Malalo.
Ilminisa, R. R., Siswanto, W., & Basthomi, Y. (2016). Bentuk karakter anak melalui dokumentasi folklor lisan kebudayaan lokal. Jurnal Pendidikan, 1(6), 996–1001.
Makkawaru, Z., & Tira, A. (2016). Efektivitas kebijakan inventarisasi dan dokumentasi karya cipta kebudayaan di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 16(1), 207–217.
Nursyam, R. (2023). Basurah Silek Tuo Silek Ma’Rifaik [Disertasi doktoral, Institut Seni Indonesia Surakarta].
Pangestuti, H. (2011). Upaya pelestarian kebudayaan lokal melalui dokumentasi bangunan candi berbasis fotografi di wilayah Kabupaten Malang [Disertasi doktoral, Universitas Negeri Malang].
Salim, E., Ali, H., & Yulasmi, Y. (2023). Optimalisasi minat mengunjungi destinasi wisata. CV Gita Lentera.
Wulandari, D. (2024). Implementasi program pemajuan kebudayaan desa: Tinjauan pemberdayaan masyarakat berbasis budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 20–34. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i1.4489
Yanti, N. (2022). Potensi ekonomi berbasis wisata pada objek wisata Puncak Koto Panjang Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman.
Zein, M. F. (2019). Anak dan keluarga dalam teknologi informasi. Mohamad Fadhilah Zein.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


