Seminar “Bersatu Melawan Stunting: Mewujudkan Generasi Emas” Bentuk Edukasi Masyarakat di Desa Kedungjambe oleh Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur

Authors

  • Choirunnisa Choirunnisa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Faridatun Nikmah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Grace Salindeho Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Hakim Mahdi Zakariya Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Mochammad Adam Priyatmoko Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Natasha Mardiani Alfons Heyden Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Naufal Nur Ahmad Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Nia Amalia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Novita Sari Makigawe Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Safitri Dwi Ananda Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Thalita Rizki Mirzanda Cahyaningrat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Tiara Meyla Seibina Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Taufikurrahman Taufikurrahman Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.62383/aksinyata.v2i1.1010

Keywords:

Stunting, Colloquium, SDGs

Abstract

Stunting is a public health issue that can adversely affect children's growth and future prospects. Stunting poses a threat to the achievement of the second global Sustainable Development Goal (SDG). One effort to address this problem is by providing knowledge to the community about stunting. This effort can be pursued through activities such as stunting seminars. A seminar was held in Kedungjambe Village on November 20, 2024, with the theme "United Against Stunting: Realizing a Golden Generation." The methods employed included observation, solution formulation and planning, implementation, and evaluation. The outcome of this community engagement activity showed high enthusiasm among seminar participants regarding stunting issues, accompanied by a solid understanding of the material presented.

References

Andriani, R. (2022). Efektivitas edukasi melalui aplikasi MPASI terhadap tinggi badan anak. Masker Medika, 10(2), 650-658.

Aurima, J., Susaldi, S., Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, R., & Tresiana Monika Madhe, M. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43–48. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.23

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi gizi pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312-319.

Haliza, W. N., Rosyida, W. S., Wahyuni, S. Y., & Hasbi, M. (2022). Analisis Faktor Risiko Langsung Asupan Nutrisi Pada Anak Dengan Stunting Di Desa Keliling Benteng Ulu Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. In Lambung Mangkurat Medical Seminar (Vol. 3, No. 1, pp. 212-221).

Hidayati, I., & KM, S. (2024). Masalah Gizi pada Masyarakat. Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 29.

Kardinal, Hartawan, & Sitti Chaeriah. (2024). Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Di Kecamatan Lore Tengah Kabupaten Poso. Jurnal Ilmiah Research And Development Student, 2(2), 205–218. https://doi.org/10.59024/jis.v2i2.790

KEMENTRIAN KESEHATAN RI. (2021). Rencana Aksi Intervensi Spesifik dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting. Kementrian Kesehatan RI.

Khoiriyah, H. I., Pertiwi, F. D., & Prastia, T. N. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Bantargadung Kabupaten Sukabumi Tahun 2019. Promotor, 4(2), 145-160.

Mu’tafi, A., Firdaus, Z., Romadhona, F., Mubarok, I. S., Agung, A. H., Wahyuni, A. N., ... & Anam, K. (2024). Membangun Generasi Cerdas di Desa BINANGUN: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting. CENDEKIA: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 1(9), 589-597.

Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

Priyono, P. (2020). Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi Kasus Pendampingan Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang). Jurnal Good Governance.

Rahmawati, N. F., Fajar, N. A., & Idris, H. (2020). Faktor sosial, ekonomi, dan pemanfaatan posyandu dengan kejadian stunting balita keluarga miskin penerima PKH di Palembang. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(1), 23.

Tresnani, G., Hadi, I., Zamroni, Y., & Sarkono, S. (2022). Pemanfaatan Tanaman Pekarangan di Desa Penimbung, Lombok Barat, Sebagai Salah Satu Bahan Makanan Olahan yang dapat Memperbaiki Gizi Keluarga. Jurnal Warta Desa (JWD), 4(2), 68–71. https://doi.org/10.29303/jwd.v4i2.126

Wardani, Z., Sukandar, D., Baliwati, Y. F., & Riyadi, H. (2021). Sebuah Alternatif: Indeks Stunting Sebagai Evaluasi Kebijakan Intervensi Balita Stunting di Indonesia. GIZI INDONESIA, 44(1), 21–30. https://doi.org/10.36457/gizindo.v44i1.535

Waroh, Y. K. (2019). Pemberian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penanganan Stunting pada Balita di Indonesia. Embrio, 11(1)

Downloads

Published

2025-01-08

How to Cite

Choirunnisa Choirunnisa, Faridatun Nikmah, Grace Salindeho, Hakim Mahdi Zakariya, Mochammad Adam Priyatmoko, Natasha Mardiani Alfons Heyden, … Taufikurrahman Taufikurrahman. (2025). Seminar “Bersatu Melawan Stunting: Mewujudkan Generasi Emas” Bentuk Edukasi Masyarakat di Desa Kedungjambe oleh Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur. Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial Dan Kemanusiaan, 2(1), 60–70. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v2i1.1010

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.