Pelestarian Permainan Tradisional Luko Gile (Bubu Gile) di Desa Dusun Baru 1 Kecamatan Pondok Kubang

Authors

  • Jevpri Yansa Putra Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Rini Puspita Sari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Muhammad Arif Yusuf Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Mallik Fadjar Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Reni Wahyuni Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Rahma Ardita Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Vega Selviani Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Indira Agleo Putri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Citra Widia Ningsih Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Inna Rampasi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.62951/unggulan.v1i3.489

Keywords:

Cultural Preservation, Traditional Games, Community Engagement., Cultural Preservation, Traditional Games, Community Engagement

Abstract

This community service activity aims to address the decline in interest and awareness among the younger generation in Desa Dusun Baru 1, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, regarding traditional cultural practices, particularly the Luko Gile (Bubu Gile) game. The purpose of this project is to preserve this traditional game and to reintroduce it to the community, especially to children and adolescents, as a means of fostering social interaction and cultural identity. The approach used includes community-based engagement centered around Masjid At-Taqwa, involving both local leaders and youth in training and activities designed to revitalize this cultural heritage. The method employed consists of direct observation, interviews with community leaders, and documentation of activities. The results demonstrate a significant increase in awareness and participation in the traditional game among the village youth, reflecting the effectiveness of the program in preserving local cultural heritage. The findings suggest the need for continuous and structured efforts to sustain this initiative.

References

Arifin, M. (2019). Warisan budaya nasional dan upaya pelestariannya. Jakarta: Kompas Gramedia.

Hartono, S. (2021). Pariwisata budaya dan peluang ekonomi desa. Bandung: ITB Press.

Irawan, D. (2017). Pelestarian budaya melalui partisipasi masyarakat. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kurniawan, E. (2016). Pemuka adat dan peranannya dalam pelestarian budaya. Jakarta: Pustaka Jaya.

Lestari, R. (2019). Pengaruh modernisasi terhadap tradisi adat di Indonesia. Malang: UB Press.

Nugroho, P. (2018). Integrasi pendidikan dan budaya lokal. Malang: UMM Press.

Pratama, Y. (2018). Budaya populer dan dampaknya terhadap tradisi lokal. Jakarta: Penerbit Salemba.

Putri, N. (2017). Identitas lokal dan peranannya dalam masyarakat. Bandung: Mizan.

Rahman, M. (2018). Tradisi dan kesenian lokal di tengah arus globalisasi. Jakarta: Gramedia.

Setiawan, H. (2020). Ritual dan kepercayaan dalam masyarakat adat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sudibyo, A. (2016). Magis dalam budaya Nusantara. Yogyakarta: Pustaka Nusantara.

Susilo, R. (2019). Dinamika sosial dalam masyarakat desa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Syamsuddin, M. (2018). Identitas budaya dan tantangan globalisasi. Surabaya: Airlangga University Press.

Wahyudi, T. (2015). Solidaritas sosial dan budaya gotong royong di Indonesia. Surabaya: Pustaka Bangsa.

Wibowo, D. (2017). Peralatan tradisional dan simbolisme dalam kesenian Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Published

2024-08-29

How to Cite

Jevpri Yansa Putra, Rini Puspita Sari, Muhammad Arif Yusuf, Mallik Fadjar, Reni Wahyuni, Rahma Ardita, … Inna Rampasi. (2024). Pelestarian Permainan Tradisional Luko Gile (Bubu Gile) di Desa Dusun Baru 1 Kecamatan Pondok Kubang. Pelayanan Unggulan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 1(3), 124–136. https://doi.org/10.62951/unggulan.v1i3.489

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.