Pendampingan Bahasa Inggris bagi Kelompok Tani Stroberi di Desa Pancasari dalam Meningkatkan Daya Saing Pariwisata

Authors

  • Kadek Ayu Ekasani Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ni Made Ayu Natih Widhiarini Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ni Putu Dian Nirmala Trisna Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Jesyca Amanda Salsabilla Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Kadek Thea Kirana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ni Wayan Putri Kariyani Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2447

Keywords:

Agrotourism, English assistance, Pancasari Village, Role play, Training

Abstract

This community service program aims to enhance the English communication skills of strawberry farmers in Pancasari Village, Sukasada District, Buleleng Regency, as an effort to strengthen tourism competitiveness through agrotourism. The activity was carried out through practical English training using a participatory and context-based approach that reflects the farmers’ real communication needs. The training consisted of two main stages: a classroom session employing the role-play method and a field practice session held directly at the strawberry farm with the involvement of local tourists and student assistants. The training materials covered daily expressions commonly used in interactions with visitors, including greetings, product explanation, offering activities, and basic transaction language. The primary learning media were a bilingual communication booklet and situational training modules, both developed from the results of a prior needs analysis. The evaluation results showed a significant improvement in the participants’ English communication abilities. Based on the pre-test and post-test results, the average improvement reached 43%, particularly in speaking confidence, vocabulary mastery, and fluency. Participants also demonstrated increased enthusiasm and professionalism when interacting with tourists in English. This program proves that practical and role-play–based training is effective in developing both linguistic competence and communicative confidence among local farmers. It also strengthens their role as tourism actors who contribute to the sustainable development of the Pancasari agrotourism area.

References

Damanik, B. A. R. D., Sinaga, Y., Sianturi, J. S., Tungkup, M. K. L. (2025). Trends inovasi peningkatan kemampuan berbahasa Inggris (Huta Inggris) berbasis digital Smartguide pada kelompok kerja (POKJA) desa wisata Sait Buttu, Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Sambara: Journal of Community Service, 3(1), 128–142. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i1.767

Damayanti, L. S. (2019). Peranan keterampilan berbahasa Inggris dalam industri pariwisata. Journey, 2(1), 71–82. https://doi.org/10.46837/journey.v2i1.42

Ekasani, K. A., Widhiarini, N. M. A. N., Agastia, I. G. M. A., Siwardhita, I. N., & Kesumayathi, I. A. G. (2024). Pendampingan bahasa Inggris komunikasi kepada anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Dharma Jati II Denpasar, Bali. Kegiatan Positif: Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat, 2(3), 112–119. https://doi.org/10.61132/kegiatanpositif.v2i3.1132

Faizin, H. A., Mudofir, I., Wisudawati, A. F., Listidantini, N., Noviabahari, J. L., & Al-Ghifari, A. G. (2024). Meningkatkan kesempatan santri meraih peluang studi lanjut di luar negeri melalui peningkatan kemampuan bahasa Inggris. Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 1(4), 112–121. https://doi.org/10.62951/unggulan.v1i4.2218

Fajarsari, A., Setiansah, M., & Santoso, E. (2024). Pentingnya penguasaan bahasa asing bagi pengembangan sektor pariwisata di Wonosobo. Jurnal Pewarta Indonesia, 6(2), 176–184. https://doi.org/10.25008/jpi.v6i2.168

Graddol, D. (2006). English next: Why global English may mean the end of “English as a foreign language”. British Council.

Hadi, M. Z. P. H., & Syahid, A. (2022). Pelatihan bahasa Inggris bagi pemuda Karang Taruna Desa Bilebante dengan penerapan metode audio visual. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(1), 297–304. https://doi.org/10.54082/jamsi.229

Lee, K., Lee, N., & Lee, T. J. (2023). Korean tourists’ experience of intercultural communication through English as a lingua franca (ELF) in overseas travel: A grounded theory approach. Tourism Management Perspectives, 48, 101145. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101145

Lestari, D., Ekasani, K. A., & Nova, M. (2024). Pelatihan bahasa Inggris pemandu wisata di wisata edukasi Subak Teba Majalangu Desa Kesiman Kertalangu Denpasar Bali. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi dan Sosial Pengabdian, 1(2), 38–44. https://doi.org/10.62383/transformasi.v1i2.119

Maharani, A. A. P., Budiarta, I. K., & Arsana, A. A. P. (2024). Sharing best practices to strengthen communicative English melalui role play bagi para siswa SMK PGRI 3 Denpasar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(4), 1119–1130. https://doi.org/10.54082/jamsi.1309

Maru, M. G., Matey, M., Mege, R. A., Pratasik, S., & Waroka, V. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi pengelola wisata. Matappa, 4(4), 672–680. https://doi.org/10.31100/matappa.v4i4.1373

Noer, M. U., & Hudriati, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat desa melalui pelatihan bahasa Inggris dalam rangka meningkatkan daya jual agrowisata di Desa Pakatto. Madaniya, 2(4), 439–445. https://doi.org/10.53696/27214834.116

Suprina, R., Rahayu, N., & Sembiring, V. A. (2023). Exploring English communication needs in a tourism village: What do the local communities say? Journal of Business on Hospitality & Tourism, 9(1), 74–80. https://doi.org/10.22334/jbhost.v9i1.432

Susilawati, L., & Hestiana, S. (2018). Peningkatan kemampuan bahasa Inggris kelompok wanita tani (KWT) di Sukaraja Sukabumi. Sakai Sambayan, 2(1), 25–29. https://doi.org/10.23960/jss.v2i1.86

Widiana, Y., & Meilasari, P. (2024). Peningkatan kualitas pemandu wisata di Sentani Foresta Madiun Jawa Timur melalui pelatihan bahasa Inggris berbasis role-play. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(6), 1455–1468. https://doi.org/10.54082/jamsi.1351

Downloads

Published

2025-11-27

How to Cite

Kadek Ayu Ekasani, Ni Made Ayu Natih Widhiarini, Ida Ayu Gayatri Kesumayathi, Ni Putu Dian Nirmala Trisna, Jesyca Amanda Salsabilla, Kadek Thea Kirana, & Ni Wayan Putri Kariyani. (2025). Pendampingan Bahasa Inggris bagi Kelompok Tani Stroberi di Desa Pancasari dalam Meningkatkan Daya Saing Pariwisata. Pelayanan Unggulan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 2(4), 234–244. https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2447

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.