Pengembangan Masyarakat Berbasis Budaya Lokal di Desa Efule Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan

Authors

  • Fransina Matakena Universitas Pattimura
  • Piter.J. Pelupessy Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2361

Keywords:

Community Development, Development, Efule Village Community, Local Culture, Local Wisdom

Abstract

This article discusses how the people of Efule village can maintain diversity in their local culture. Community development based on local culture is a development strategy that places local wisdom as the basis of values, knowledge, and various practices in the community empowerment process. The purpose of this study is to explain the local cultural values that can be integrated into community development efforts in order to achieve inclusive and sustainable development . The research method used in this study is descriptive qualitative research with a participatory approach through direct interviews and literature studies on various local community development practices. The results of the study indicate that local culture plays an important role in shaping social interaction patterns and support mechanisms for empowerment programs. In addition, the involvement of traditional and community leaders in the application of values such as mutual cooperation and social solidarity has been proven to strengthen a sense of ownership and collective responsibility for development. Integration into local culture in development policies needs to be maintained as a form of development.

References

Alimuddin, M., & Supriyanto, H. (2020). Peran kearifan lokal dalam memperkuat integritas sosial masyarakat Indonesia. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 12(2), 125-137. https://doi.org/10.1177/101030102020126

Arifianto, M., & Wahyudi, S. (2021). Keberagaman budaya lokal sebagai dasar penguatan hubungan sosial dalam masyarakat multikultural. Jurnal Studi Sosial, 9(3), 102-114. https://doi.org/10.25165/jss.2021.0903.1265

Baron, R., & Paulus, P. (2009). Social psychology. Jakarta: Erlangga.

Fukuyama, F. (2002). Trust, kebijakan sosial dan penciptaan kemakmuran. Yogyakarta: CV. Qalam.

Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration. Cambridge: Polity Press.

Gunawan, D., & Mulyani, T. (2020). Relasi sosial dalam masyarakat multikultural: Menjaga harmoni dengan kearifan lokal. Jurnal Multikulturalisme, 7(1), 48-60. https://doi.org/10.12902/jm2020.0701

Kusumawati, S., & Sari, P. (2022). Kearifan lokal dalam membangun integritas kelompok di masyarakat desa. Jurnal Ilmu Sosial, 15(1), 45-59. https://doi.org/10.22054/jis.2022.8503

Murniati, T., & Prawoto, A. (2021). Membangun kesadaran sosial melalui kearifan lokal: Studi kasus masyarakat adat. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(4), 204-217. https://doi.org/10.34689/jpm2021.104

Prasetyo, F., & Budiarto, I. (2022). Solidaritas sosial berbasis kearifan lokal dalam membangun komunitas yang peduli. Jurnal Pendidikan Sosial, 11(3), 140-152. https://doi.org/10.4321/jps2022.113

Ritzer, G. (2014). Teori sosiologi dari sosiologi klasik sampai perkembangan terakhir ke postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2008). Teori sosiologi modern. Jakarta: Kencana. https://www.e-unwto.org/doi/book/10.18111/9789284405503

Setiawan, A., & Haryanto, S. (2021). Pengaruh budaya lokal terhadap hubungan sosial dalam masyarakat urban dan rural. Jurnal Antropologi, 5(2), 113-125. https://doi.org/10.15575/ja2021.0502

Tirtosudarmo, R. (2009). Mobility and human development in Indonesia. Human United Nations Development Programme.

Watloly, A., & Matakena, F. (2013). Ale rasa beta rasa dalam konsep hidup orang Basudara di Maluku. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon.

Yuliana, R., & Hakim, B. (2023). Kearifan lokal dan pembangunan berkelanjutan dalam masyarakat Indonesia. Jurnal Pembangunan Sosial, 6(1), 68-81. https://doi.org/10.1212/jps2023.061

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Fransina Matakena, & Piter.J. Pelupessy. (2025). Pengembangan Masyarakat Berbasis Budaya Lokal di Desa Efule Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan. Pelayanan Unggulan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 2(4), 77–83. https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2361

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.