Pelatihan Pembuatan Film di Omah Gondhol Yogyakarta

Authors

  • Rr. Pramesthi Ratnaningtyas Universitas Amikom Yogyakarta
  • Ikhwan Afif Mahbubi Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/transformasi.v2i3.1417

Keywords:

Cultural heritage, Cultural values, Editing, Film, Script writing

Abstract

This Community Service Activity aims to integrate cultural values ​​such as gamelan and keroncong into film works. In addition, to introduce cultural heritage to the younger generation. Activities include training and film screenings. Activities are carried out together with students, divided into several divisions with implementation stages including pre-implementation, implementation and post-implementation. Evaluation of the activity showed an increase in information or insight of 34 points related to script writing, as well as 15 and 13 points of understanding of material related to camera operation and editing. In this activity, the team also made a company profile video that already has Intellectual Property Rights (IPR) at the Directorate General of Intellectual Property. In the future, there needs to be other art and cultural productions through films. Then from the films that have been produced are promoted or introduced more widely using social media.

References

Akbar, F. A., & Defhany. (2024). Teknik pengambilan gambar (angle) dalam memberikan makna dan emosi yang disampaikan pada film pendek Sabda Rindu. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(1), 235–239. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i1.1597

Firmansyah, A., & Tumimomor, A. Y. M. (2024). Perancangan film dokumenter Keris Keraton Surakarta sebagai upaya pelestarian warisan leluhur budaya bangsa. IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 3(1), 13–33. https://doi.org/10.24246/itexplore.v3i1.2024.pp13-33

Hakim, L. A. (2019). Menerawang masa lalu di era digital: Film sejarah vis a vis historiografi. Sasdaya Gadjah Mada Journal of Humanities, 3(1), 33–44. https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.43885

Huda, A. S., Nafsika, S. S., & Salman. (2023). Film sebagai media dalam mengubah cara pandang manusia dalam prinsip kemanusiaan. IRAMA: Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya, 5(1), 9–14.

idseducation.com. (n.d.). Penulisan naskah di kuliah film: Membangun cerita yang kuat. https://idseducation.com/penulisan-naskah-pada-kuliah-film/

Irhandayaningsih, A. (2018). Pelestarian kesenian tradisional sebagai upaya dalam menumbuhkan kecintaan budaya lokal di masyarakat Jurang Blimbing Tembalang. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 2(1), 19–27. https://doi.org/10.14710/anuva.2.1.19-27

Nurcahyo, R. J., & Yulianto, Y. (2021). Upaya pelestarian Topeng Warno Waskito di Diro Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata dan Budaya, 12(1), 49–56. https://doi.org/10.31294/khi.v12i1.10304

Pratomo, A. B. (2024). Pelaku seni dalam mempertahankan kesenian tradisional di Banjarnegara pada film dokumenter “Enggreng” dengan bentuk partisipatori (Skripsi, Institut Seni Indonesia Yogyakarta). https://digilib.isi.ac.id/16145/

Ratnaningtyas, R. P., & Fauzi, M. (2023). Sosialisasi manajemen media sosial dan fotografi di Bendhung Lepen. JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 201–206. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v3i2.546

Ratnaningtyas, R. P., & Pratama, M. Y. (2024). Pelatihan fotografi dan social media marketing untuk pengelolaan destinasi wisata Umbul Sidomulyo Kalasan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2).

Sari, R. (2024). Peran kesenian tradisional dalam meningkatkan identitas budaya masyarakat di era globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1), 1–5.

Wahyudiarto, D. (2019). Merawat potensi seni budaya melalui inovasi seni tradisi Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Abdi Seni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 13–21.

Downloads

Published

2025-05-23

How to Cite

Rr. Pramesthi Ratnaningtyas, & Ikhwan Afif Mahbubi. (2025). Pelatihan Pembuatan Film di Omah Gondhol Yogyakarta. Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial Dan Pengabdian, 2(3), 01–09. https://doi.org/10.62383/transformasi.v2i3.1417