Aneka Olahan Pangan Talas Beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) Sebagai Pangan Sehat Bebas Gluten dan Kasein
DOI:
https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i4.2415Keywords:
Food security, Gluten-free, Inclusive education, Local Food, Talas BenengAbstract
This community service activity focuses on the utilization of Talas Beneng (Xanthosoma undipes K. Koch), a tuberous plant native to Banten Province, as a healthy alternative food source free from gluten and casein. The program was implemented through the Holistic School Field Introduction (PLP) by students from Sultan Ageng Tirtayasa University at State Special School 02 Serang City. The method employed was qualitative, with a direct practice approach through training in preparing various processed products based on talas beneng, such as steamed cakes, brownies, cookies, and sticks. The activity involved three intellectually disabled students from junior and senior high school levels, along with PLP students and a culinary arts teacher. The primary objectives of the program were to enhance life skills, independence, and awareness of the importance of diversifying healthy local food sources. The results indicate an improvement in participants' abilities to recognize local food ingredients, process them into nutritionally valuable products, and strengthen collaboration between universities and schools in inclusive education. This program demonstrates that the utilization of local food resources can serve as an effective strategy to support food security, social empowerment, and holistic education.
References
Agustina, M., et al. (2023). Penyuluhan dan pelatihan peningkatan kualitas labelin, packaging, dan marketing produk pada UMKM Desa Suka Negeri. J-ABDI: Jurnal KESPengabdian Kepada Masyarakat, 2(9), 6383-6388. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i9.4869
Amalia, R., & Putri, T. A. (2021). Pelatihan pengolahan makanan sehat untuk meningkatkan keterampilan hidup siswa berkebutuhan khusus. Jurnal Abdimas Nusantara, 2(1), 33-40.
BPTP Provinsi Banten. (2012). Potensi talas beneng sebagai sumber pangan lokal. Balai Penelitian Tanaman Pangan Banten.
Fitria, T. N., & Hapnita, D. (2022). Pelatihan bahasa Inggris dasar dan akademik bagi masyarakat dan pelajar melalui program pengabdian mahasiswa. Jurnal Abdimas Kreatif, 4(1), 55-63.
Harjanti, R. (2021). Pelaksanaan program PLP holistik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa. Jurnal Edukasi dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 101-110.
Hidayat, M. T., & Wulandari, R. (2020). Pelatihan keterampilan hidup bagi siswa Sekolah Khusus (SKh) melalui kegiatan vokasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 4(2), 88-97.
Kartina, D., et al. (2015). Pengaruh budidaya terhadap kadar asam oksalat pada talas beneng. Jurnal Pertanian Terapan, 10(2), 45-52.
Kurniawati, F. (2019). Pengembangan keterampilan hidup siswa tunagrahita melalui program pengabdian masyarakat berbasis pangan lokal. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(2), 145-158.
Pancasasti, R., & Ranthy, D. (2013). Diversifikasi olahan umbi talas untuk ketahanan pangan. Jurnal Teknologi Pangan, 8(1), 112-120.
Pepi, N. S., et al. (2021). Petunjuk teknis budidaya dan pengolahan talas varietas beneng. Kota Serang: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten.
Pratiwi, A. D. (2020). Implementasi pengenalan lapangan persekolahan (PLP) dalam membentuk profesionalisme calon guru. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 45-56.
Rachmawati, N. V., et al. (2020). Pelatihan pengolahan makanan sehata ibu-ibu PKK Desa Sekaran Lamongan. Abdimasmuhla, 1(1).
Rahmawati, D., & Nurjanah, S. (2020). Pengembangan keterampilan kuliner sebagai life skill remaja melalui pelatihan berbasis komunitas. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 76-85.
Ratnasari, N., & Supriyanto, A. (2021). Metode kualitatif dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pendidikan Inklusif, 15(2), 150-160.
Ratnasari, S. N., & Supriyanto, A. (2021). Metodologi penelitian dalam studi pendidikan. Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Kependidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(2), 150-165. https://doi.org/10.33394/jk.v7i1.2696
Sari, F. P., & Marlina, L. (2019). Strategi pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(1), 12-24. https://doi.org/10.21831/jpk.v15i1.24894
Setyowati, E., et al. (2007). Adaptasi tanaman talas beneng di berbagai ketinggian. Jurnal Agronomi Indonesia, 35(3), 78-85.
Suhargo, R. (2020). Potensi umbi-umbian lokal sebagai alternatif substitusi gandum dalam upaya kemandirian pangan. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(1), 45-55.
Sutrisno, B., & Yuniarti, N. (2021). Penerapan English for Academic Purposes (EAP) dalam kegiatan pengabdian masyarakat berbasis sekolah. Jurnal Literasi Pendidikan, 10(2), 150-160.
Wijaya, A., & Putri, R. (2025, Agustus 4). Pengaruh perbandingan tepung talas beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) dan tepung kacang hijau (Vigna radiata) terhadap karakteristik kukis bebas gluten.
Wulandari, N., & Apriani, R. (2018). Diversifikasi pangan lokal sebagai strategi ketahanan pangan nasional. Jurnal Pangan Nusantara, 7(2), 110-118.
Yuliana, R., & Astuti, S. (2022). Integrasi literasi digital dalam program PLP berbasis kampus merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 221-234.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


