Sosialisasi tentang Pencegahan DBD dengan Pemanfaatan Biji Pepaya sebagai Larvasida untuk Mengatasi Perkembangan Nyamuk di SMK Duta Karya

Authors

  • Aprillia Puspitasari Tunggadewi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Luvita Gabriel Zulkarya Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Luthfiana Nurulin Nafi’ah Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Yanulia Handayani Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Wildayanti Wildayanti Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Yulia Pratiwi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Gunawan Firmansyah Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Mera Putri Pratitis Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
  • Nanda Intan Permatasari Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

DOI:

https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i3.1992

Keywords:

Hemorrhagic Fever, Larvicide, Natural Ingredients, Papaya Seeds, Prevention

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a significant public health challenge in Indonesia, with the increasing prevalence of cases every year. One of the key methods of controlling the spread of DHF is to target the vector, Aedes aegypti mosquitoes, by eradicating their larvae. However, the widespread and continuous use of chemical larvicides has raised concerns regarding the development of mosquito resistance and environmental pollution. This community service activity aimed to provide students at Duta Karya Vocational High School with knowledge and practical skills to use natural, eco-friendly alternatives for controlling mosquito larvae, focusing on papaya seeds (Carica papaya) and alum as natural larvicides. The methods for this activity included interactive counseling, a demonstration on how to produce larvicides using papaya seeds and alum, and an engaging question-and-answer session. Thirty 12th-grade students from the Pharmacy class participated in this activity. The results revealed that the activity was highly effective in increasing the students' understanding and practical ability to independently create and apply natural larvicides. The students expressed a high level of enthusiasm and interest in the topic, actively participating in the discussions and demonstrations. As a result of this community service, the school has expressed interest in incorporating this activity into its School Health Unit (UKS) work program, which will further promote the use of natural, sustainable methods for controlling mosquito populations. The students, now equipped with the necessary skills, are ready to become "jumantik" cadres—community health volunteers responsible for monitoring and preventing mosquito larvae development. This initiative also raised awareness about utilizing organic waste, such as papaya seeds, to create valuable products for the prevention of DHF.

References

Anisa, M., & Wahyuni, S. (2020). Pemanfaatan biji pepaya (Carica papaya) sebagai larvasida alami terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 101-108. https://doi.org/10.14710/jkl.v12i2.12345

Ardiyan, R. (2019). Efektivitas larvasida nabati dalam pengendalian nyamuk penular demam berdarah. Jurnal Biologi Tropis, 17(1), 53-59.

Badan Litbangkes. (2018). Profil kesehatan Indonesia tahun 2017. Kementerian Kesehatan RI.

Bahri, S. (2021). Sosialisasi penggunaan bahan alami dalam pencegahan DBD di sekolah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 77-84.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. (2020). Laporan tahunan kasus DBD. Semarang: Dinkes.

Faradiba, A., & Sari, R. P. (2022). Kandungan senyawa aktif biji pepaya (Carica papaya) dan potensi sebagai larvasida. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6(2), 88-95. https://doi.org/10.20473/pji.v6i2.2022

Hadi, S. P., & Lestari, R. (2019). Penggunaan bahan alam sebagai alternatif pengendalian vektor DBD. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 125-132.

Handayani, A., & Nuraini, D. (2020). Efektivitas biji pepaya dan tawas sebagai larvasida. Jurnal Farmasi Indonesia, 7(3), 145-150.

Isra, J. M. (2021). Efektifitas ekstrak biji pepaya (Carica papaya Linnaeus) sebagai larvasida pada larva Aedes aegypti instar III. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 31. https://doi.org/10.26630/rj.v12i1.2748

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementrian Kesehatan. (2024). Profil Kesehatan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniawan, Y., & Pratiwi, N. L. (2023). Pemanfaatan limbah organik sebagai agen pengendalian hayati. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan, 9(1), 23-31.

Lestari, D. E., & Ramadhan, T. (2018). Program Jumantik di sekolah dalam upaya pengendalian DBD. Jurnal Promkes, 6(1), 35-40.

Maulana, R. F., & Putri, S. N. (2021). Edukasi kesehatan reproduktif dan penyakit menular berbasis sekolah. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 5(2), 211-219.

Nasution, M. F., & Fitriani, D. (2020). Perbandingan efektivitas larvasida alami dan sintetis terhadap larva nyamuk. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 95-100.

Nur, F., & Aisyah, R. (2022). Penggunaan tanaman herbal sebagai larvasida alternatif dalam pengendalian nyamuk. Jurnal Kesehatan Alternatif, 4(1), 17-24.

Ramly, W. L., Ahmad, H., S, R., & Saleh, M. (2022). Resistance test of synthetic larvicides with dose comparison to Culex sp. larvae in the Paccerakkang Village, Biringkanaya District, Makassar City. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(2), 91-96. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/higiene/article/view/30897

Syahputra, D., & Anwar, M. (2023). Peran sekolah dalam edukasi dan pengendalian vektor penyakit. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7(1), 66-74.

Downloads

Published

2025-08-06

How to Cite

Aprillia Puspitasari Tunggadewi, Luvita Gabriel Zulkarya, Luthfiana Nurulin Nafi’ah, Yanulia Handayani, Wildayanti Wildayanti, Yulia Pratiwi, … Nanda Intan Permatasari. (2025). Sosialisasi tentang Pencegahan DBD dengan Pemanfaatan Biji Pepaya sebagai Larvasida untuk Mengatasi Perkembangan Nyamuk di SMK Duta Karya. Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial, 2(3), 38–45. https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i3.1992

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.