Peran Masyarakat Desa Rejosari dalam Mencegah Stunting pada Anak

Authors

  • Nurul Kholillah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Sifana Nur Laila Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • M. Fauzul Adzim Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Ainur Rofiah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Nanda Safitri Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Octa Alfiani Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Khoirun Nuha Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Amelia Maharani Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Akhriyadi Sofian Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62951/karyanyata.v1i4.565

Keywords:

community role, stunting, children

Abstract

Stunting is a long-term nutritional problem that severely affects children's physical growth and cognitive development. To address stunting, Rejosari Village has developed various community-based initiatives. The purpose of this study is to find out how the Rejosari Village community functions to prevent stunting in children by using cooperation and participation strategies. Socialization of stunting, nutrition counseling for pregnant women and breastfeeding mothers, routine monitoring of pregnant women's health, and provision of supplementary food for children under five are some of the programs in which the community is actively involved. Village health cadres also play an important role in supporting the implementation of these programs by providing direct instruction and guidance to residents. A qualitative case study was conducted to collect data through field observations and interviews. The results showed that community involvement not only increased awareness of the importance of preventing stunting but also increased active participation in maintaining the health and nutrition of children in Rejosari Village. The village experienced a decrease in stunting rates due to strong community participation, which was supported by the village government and non-governmental organizations. The results suggest that the community-based intervention model used in Rejosari Village can be adapted and applied in other villages facing similar problems in preventing stunting.

References

Anurogo, D., Habibi, H., Ximenis, V. D., & Wahidin, W. (2024). Analisis Implementasi Kebijakan Kesehatan dan Partisipasi Masyarakat dalam Mengurangi Angka Stunting di Jakarta. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(07)

Astuti, D. D., Adriani, R. B., & Handayani, T. W. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam rangka stop generasi stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(2).

Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu Jakarta. Jakarta: Depkes RI.

Depkes. (2010). Pedoman Nasional Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : Gramedia.

Kurniawati, D., Hardiani, R., & Rahmawati, I. (2020). Buku Saku AIR SUSU IBU (ASI). Jember: KHD Production.

LPPM STIKes Hang Tuah. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan) Stunting Problems and Interventions to Prevent Stunting. Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol. 2, No. 6.

Mutiara, H., Apriliana, E., Suwandi, J. F., & Utami, N. (2019). Screening Pertumbuhan Anak, Edukadi tentang Stunting Serta Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Anak pada Orang Tua Siswa Sekolah Dasar Negeri di Provinsi Lampung dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Anak Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1).

Nauval, I. A. Ramadhani, V. M. Zaelani, A. Z. (2022). “Sosialisasi Program Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk Oleh KKN Universitas Islam Batik Surakarta di Desa Cetan Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten”. Sidoluhur : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 02, No. 02

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021. (2021). Tentang Percepatan Penurunan Stunting yang Holistik, Integratif, dan Berkualitas.

Prabowo, H., Huda, M., & Trimaya, L. (2015). Air, Kebersihan, Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Menurut Agama Islam. Jakarta: Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional.

Rahayu, A., Yulitasari, F., Putri, A. O., Anggraini, L. (2018). Study Guide-Stunting dan Upaya Pencegahannya Bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta : CV Mine.

Tampubulon, N. R., Haryanti, F., & Akhmadi. (2021). The challenges and implementation in overcoming stunting by primary health care practitioners. 18. Jurnal Media Keperawatan Indonesia, 4(3)

Widyastuti, N., & Almira, V. (2019). Higiene dan Sanitasi dalam Penyelenggaraan Makanan. Yogyakarta: K-Media.

Wigati, A., Sari, F. Y., & Suwarto, T. (2022). Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang untuk Pencegahan Stunting pada Balita. Jurnal Abdimas Indonesia, 155-162.

Yuwanti, Mulyaningrum, F. M., Susanti, M. M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 10(1)

Published

2024-09-05

How to Cite

Nurul Kholillah, Sifana Nur Laila, M. Fauzul Adzim, Ainur Rofiah, Nanda Safitri, Octa Alfiani, … Akhriyadi Sofian. (2024). Peran Masyarakat Desa Rejosari dalam Mencegah Stunting pada Anak. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 28–42. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v1i4.565