Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pengolahan Sabut Kelapa sebagai Produk Ramah Lingkungan

Authors

  • Agnes Nirmala Adil Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Katarina Alya Costa Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria Kristera Kostka Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Katrini Bolna Sofia Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Serliana Gunda Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Florensius Altris Saulus Masmur Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Yohanes Arianto Tehuan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.62951/karyanyata.v3i1.2782

Keywords:

Broom Production, Coconut Husk, Community Empowerment, Community Service, Environmentally Friendly Products

Abstract

The main problem in Longko Village is the low utilization of coconut husk waste due to limited community knowledge and processing skills, resulting in the waste being discarded or burned without economic value. This Community Service Program aimed to empower the community through innovative processing of coconut husk into environmentally friendly and marketable broom products. The program employed a participatory approach consisting of observation, socialization, technical training, mentoring, and evaluation, involving six participants from farming households and housewives. Evaluation was conducted by assessing participants’ skills and the quality of the products produced. The results showed a significant improvement in participants’ technical competencies, as indicated by an increase in knowledge from 30% to 90% and practical skills from 25% to 80%. Most participants were able to independently produce at least one coconut husk broom with acceptable functional quality. Furthermore, the program enhanced participants’ understanding of the economic potential of coconut husk and created opportunities for sustainable household-based enterprises utilizing local resources.

References

Apriani, D., & Nurusman, A. (2019). Pelatihan pengolahan sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 85–92.

Arohman, M., Suryani, L., & Hidayat, R. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan sabut kelapa menjadi produk ramah lingkungan. Jurnal Abdimas Berbasis Kearifan Lokal, 6(1), 33–41.

Bastomi, R., Prasetyo, D., & Lestari, S. (2023). Potensi ekonomi sabut kelapa sebagai bahan baku produk ramah lingkungan. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian, 15(1), 21–29.

BD, A. I., & Syaiful, M. (2023). Inovasi pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi pot bunga bagi masyarakat desa. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 118–126.

Candra, R. N., Kusuma, A., Priyani, D. I., Wati, I. W. R., Widananda, C. W., Ikhsani, M. K., … Susanto, D. (2023). Ruji Sapa: Kelompok program pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 4(2), 110–117.

Fanggidae, A. H., Suryaputra, F. A. G., & Daud, C. T. P. (2025). Pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan sabut kelapa di Oenitu Desa Mata Air. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 6(1), 287–300. https://doi.org/10.36908/akm.v6i1.1521

Jamilah, S., Rahman, A., & Kurniawan, B. (2024). Pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai alternatif peningkatan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 7(1), 55–63.

Junedi, J., Mahfudoh, R., Munalisa, M., Pahrihah, M. S., Ginting, L. A., Suyono, H. Q. A., & Lidianti, E. (2024). Inovasi pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi media tanam di Desa Cikedokan. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera, 1(7), 226–235. https://doi.org/10.59422/djpl.v1i07.473

Katili, M., Usman, H., & Yusuf, R. (2022). Efektivitas penyuluhan dan pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 120–128.

Mustapa, F., & Jusniati, J. (2023). Pemberdayaan masyarakat pesisir Pomalaa dalam pengolahan air bersih berbasis smart filter alam untuk menyongsong kemandirian kesehatan. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 4(2), 463–469. https://doi.org/10.35311/jmpm.v4i2.292

Nampa, Y., Londa, R., & Paat, R. (2024). Pelatihan pengolahan sabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Jurnal Abdimas Kreatif, 5(1), 44–52.

Nontji, A., Saleh, M., & Karim, S. (2022). Peningkatan keterampilan masyarakat melalui pengolahan sabut kelapa berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 98–106.

Saputro, E., Widodo, A., & Hartono, Y. (2023). Inovasi pemanfaatan sabut kelapa sebagai produk rumah tangga ramah lingkungan. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 4(2), 60–68.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Agnes Nirmala Adil, Katarina Alya Costa, Maria Kristera Kostka, Katrini Bolna Sofia, Serliana Gunda, Florensius Altris Saulus Masmur, & Yohanes Arianto Tehuan. (2026). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pengolahan Sabut Kelapa sebagai Produk Ramah Lingkungan. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 11–21. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v3i1.2782