Optimalisasi Motorik Halus Anak TK melalui Kegiatan Kreatif Membuat Kerajinan Berbasis Daur Ulang

Authors

  • Ni Kadek Rina Pratiwi Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali
  • Luh Made Dwi Wedayanthi Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali

DOI:

https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i4.2637

Keywords:

Crafts, Early Childhood Education, Environmental Awareness, Fine Motor Skills, Recycling

Abstract

This research focused on improving fine motor development in early childhood through creative learning activities that utilize recycled materials, designed and implemented using the ADDIE instructional model. The study involved children from class B2 at TK Prawidya Darma and was conducted systematically through five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. Throughout the learning process, children were engaged in a variety of hands-on craft activities, including cutting, folding, gluing, and assembling recycled objects, which were intentionally structured to train hand–eye coordination, finger flexibility, and concentration. The results demonstrate that learning activities based on recycled materials offer rich and meaningful experiences for young learners. Children showed noticeable improvements in accuracy, independence, and creative expression while completing tasks. In addition, the use of recycled materials helped cultivate environmental awareness from an early age, as children learned the value of reusing everyday objects. The classroom atmosphere became more interactive and enjoyable, with students actively participating and showing enthusiasm during the activities. Overall, the findings indicate that creative recycling-based activities are effective in supporting fine motor skill development through enjoyable, practical, and environmentally friendly learning experiences. This study concludes that integrating recycled materials into creative activities can be an innovative, sustainable, and pedagogically valuable approach for early childhood education programs.

References

Aguss, R. M. (2021). Analisis perkembangan motorik halus usia 5–6 tahun pada era new normal. Sport Science and Education Journal, 2(1), 21–26. https://doi.org/10.33365/ssej.v2i1.998

Alfina Febrianti, D., Abidin, R., Kurniawati, T., & Sa, N. (2024). Pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek kerajinan gerabah terhadap kreativitas anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 478–490. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.14786

Anisah, A., Dwistia, H., & Selvia, F. (2023). Upaya meningkatkan kemampuan berbahasa melalui metode bercerita pada kelompok A di RA Akhlakul Karimah Tanjung Aman. Al Jayyid: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 1–19. https://doi.org/10.35905/anakta.v1i2.4455

Asmara, B. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggunting di kelompok A TK Khadijah Surabaya. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 11–23.

Hayatun, N. (2023). Mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain play dough. Jurnal Dzurriyat: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 27–32. https://doi.org/10.61104/jd.v1i2.34

Husen, M., Wijaya, I. R. R., Albasyir, F., Raihan, A., & Syah, H. W. (2025). Kreativitas produk daur ulang: Pemanfaatan botol bekas menjadi produk kerajinan tangan serbaguna yang ramah lingkungan. Abdiya: Jurnal Abdi Cindekia Nusantara, 1(6), 154–160.

Kamala, D., & Chandra, R. D. A. (2021). Kajian wacana upaya meningkatkan motorik halus melalui kegiatan bermain plastisin pada anak usia 5–6 tahun. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 4(1), 35–42. https://doi.org/10.31537/jecie.v4i1.494

Kristina Tobing, H., Simanjuntak, M. G., Anggita, D., Amanda, D., Anggraini, E. S., & Simare-mare, A. (2024). Strategi komunikasi efektif dalam pendidikan anak usia dini: Studi kasus di TK An-Nizam. Jurnal Global Ilmiah, 1(10), 355–359. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i10.98

Nababan, R., & Tesmanto, J. (2021). Perkembangan motorik halus melalui finger painting pada anak kelompok bermain di TK Advent tahun pelajaran 2020/2021. Research and Development Journal of Education, 7(2), 518. https://doi.org/10.30998/rdje.v7i2.11246

Rahma, F. S. A., & Ngazizah, N. (2024). Pemanfaatan sampah anorganik botol bekas menjadi produk inovatif STEAM kerajinan tangan candle holder. Jurnal tidak disebutkan, 5(1), 86–94.

Ridwan, A., Nurul, N. A., & Faniati, F. (2022). Analisis penggunaan media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 105–118. https://doi.org/10.46963/mash.v5i02.562

Safitri, L. (2022). Perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini 5–6 tahun melalui kegiatan memegang pensil. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 492–502. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1445

Suparyanto, & Rosad. (2015). [Data referensi tidak lengkap—judul dan nama jurnal tidak tersedia].

Syuhada, H., Hidayat, S., Mulyati, S., & Persada, A. G. (2023). Pengembangan gamifikasi pada pelajaran matematika SD dengan metode ADDIE untuk meningkatkan minat belajar siswa. Rabit: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.36341/rabit.v9i1.466

Widiyono, A., Fitriyana, S., Shodikin, M., & Nihaya, K. (2022). Pelatihan daur ulang kertas sampah menjadi seni kerajinan di sekolah dasar. Journal of Human and Education (JAHE), 2(2), 8–12. https://doi.org/10.31004/jh.v2i2.49

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Ni Kadek Rina Pratiwi, & Luh Made Dwi Wedayanthi. (2025). Optimalisasi Motorik Halus Anak TK melalui Kegiatan Kreatif Membuat Kerajinan Berbasis Daur Ulang. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 282–291. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i4.2637