Eksistensi Tenun sebagai Warisan Budaya : Pengenalan dan Pelestarian untuk Generasi Muda di Jl. Pangeran Diponegoro RT 23 RW 08, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah

Authors

  • Nurul Hidayat Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Monika Martiyoli Urei Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Nur Rahmi Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Eka Wulandari Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Felisyashandi Felisyashandi Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Andrik Radika Saptaputra Uvinersitas Borneo Tarakan
  • Karya Agung Uvinersitas Borneo Tarakan

DOI:

https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i4.2585

Keywords:

Local Culture, Preservation, Sebengkok, Tarakan Youth, Weaving

Abstract

Low interest among the younger generation in local culture, particularly in traditional weaving skills, remains a significant concern in the city of Tarakan. Yet, weaving is one of Indonesia’s cultural heritages with high artistic and economic value. In response to this issue, a weaving training program was conducted at Jl. Pangeran Diponegoro RT 23 RW 08, Sebengkok Subdistrict, Central Tarakan, with the aim of fostering cultural appreciation among youth while equipping them with productive skills. The activity was held on September 13, 2025, from 13:00 to 16:00 Central Indonesian Time (WITA), at the home of a local resident in Sebengkok. The participants consisted of six male students from grade 10 of a vocational high school and four adult female participants. The methods employed in this program included cultural education, hands-on weaving practice, and documentation. This community engagement activity reflects a comprehensive approach to cultural preservation while also opening economic opportunities for the local community. The program included the introduction of weaving's cultural values, basic skill training, small-scale business mentoring based on woven products, and community development efforts..

References

Andayani, R. (2024). Pengembangan komunitas kreatif berbasis budaya lokal di wilayah perbatasan. Pustaka Nusantara.

Hakim, L. (2022). Ekonomi kreatif dan pelestarian budaya: Sinergi berkelanjutan dalam masyarakat lokal. Lembaga Ilmu Budaya.

Hasan, M. (2023). Globalisasi dan budaya lokal: Antara tantangan dan peluang generasi muda. Literasi Indonesia.

Hidayat, N. (2024). Edukasi penggunaan teknologi yang bijak di SDN 020 Tarakan. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(1).

https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i1.358

Hidayat, N. (2024). Pengabdian masyarakat dalam memajukan usaha donat ibu rumah tangga di wilayah Lingkas Ujung. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(4).

https://doi.org/10.57214/pengabmas.v6i4.631

Hidayat, N. (2024). Pengenalan lingkungan bersih: Program kerja bakti di SDN 041 untuk generasi peduli. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 6(4).

https://journal.aripafi.or.id/index.php/ARDHI/article/view/925

Kartika, S. (2024). Transformasi nilai tradisional melalui komunitas budaya. Budaya Kita Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2024). Laporan tahunan pelestarian budaya daerah Kalimantan Utara. Kemendikbud.

Kurniawan, T. (2024). Integrasi pelatihan keterampilan budaya dalam pendidikan vokasi. Cendekia Nusantara.

Lestari, D. (2023). Inovasi dan strategi pemasaran kain tenun tradisional di era digital. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, X(X), 66–78.

(Catatan: volume dan nomor jurnal perlu ditambahkan bila tersedia)

Lubis, F. (2021). Identitas budaya dan eksistensi warisan lokal di era globalisasi. Nusantara Raya.

Moeliono, H. (2022). Pelestarian budaya partisipatif: Peran pemuda dalam menjaga tradisi. Pustaka Bangsa.

Nugroho, A. (2021). Pendidikan karakter berbasis nilai budaya lokal. Gadjah Mada Press.

https://doi.org/10.26418/jppkn.v2i1.40803

Nursanti, E. (2023). Potensi ekonomi kreatif berbasis tenun tradisional di daerah perbatasan. Jurnal Pemberdayaan dan Ekonomi Lokal, X(X).

(Catatan: volume, nomor, dan halaman perlu dilengkapi)

Prasetya, B. (2022). Membangun komunitas budaya di kalangan generasi milenial. Pusat Kajian Kebudayaan Lokal.

Putri, M. A. (2023). Penanaman nilai budaya melalui pelatihan keterampilan tradisional bagi remaja. Pusat Pendidikan Budaya.

Rahmawati, L. (2022). Motif dan filosofi kain tenun Indonesia: Kajian makna dan konteks budaya. Rumah Budaya Press.

Sari, D. (2022). Kain tenun sebagai ekspresi budaya dan jati diri masyarakat lokal. Citra Budaya Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Nurul Hidayat, Monika Martiyoli Urei, Nur Rahmi, Eka Wulandari, Felisyashandi Felisyashandi, Andrik Radika Saptaputra, & Karya Agung. (2025). Eksistensi Tenun sebagai Warisan Budaya : Pengenalan dan Pelestarian untuk Generasi Muda di Jl. Pangeran Diponegoro RT 23 RW 08, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah . Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 203–211. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i4.2585