Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat di Kelompok Tani Hortikultura, Kelurahan Kawangu-Sumba Timur

Authors

  • Lusia Lewu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Junaedin Wadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Uska Peku Jawang Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Suryani K.K.L Kapoe Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Yonce Melyanus Killa Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Melycorianda H. Ndapamuri Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Marten U. Nganji Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Elsa Christin Saragih Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i2.1714

Keywords:

Socialization, Training, Organic Fertilizer, Horticulture, Kawangu

Abstract

Horticultural commodities are an important component in the development of agriculture that continues to grow. In order to fulfill family nutrition, horticultural cultivation is one of the routine jobs of farmers in Kawangu Village, Pandawai District-East Sumba which is located in a coastal area with an altitude of 40 meters above sea level. The soil conditions that are more dominated by sand and rocks cause farmers in the location to experience obstacles in fulfilling organic fertilizers as an important input in the process of cultivating horticultural plants. This community service activity is expected to provide new knowledge about making solid organic fertilizers so that farmers can apply them to horticultural plants. Community service activities are carried out using the PRA (Participatory Rural Approach) method including observation, problem identification, counseling, making solid organic fertilizers, mentoring and evaluation. Through this activity, farmers have succeeded in making solid organic fertilizers using local materials available around the horticultural land and have been applied directly in the cultivation of horticultural plants. This community service has been successfully implemented independently by farmers by utilizing leaf litter and livestock manure around the horticultural land.

References

Badan Pusat Statistik. (2021). Kecamatan Pandawai dalam angka. Waingapu: Badan Pusat Statistik Sumba Timur.

Badan Pusat Statistik. (2024). Kecamatan Pandawai dalam angka. Waingapu: Badan Pusat Statistik Sumba Timur.

Hartono, H., Farmia, A., & Yulianto, G. (2024). Evaluasi hasil penyuluhan pembuatan pupuk organik padat di Desa Butuhan Delanggu Klaten. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 31(1), 1–8.

Nanda, M. A., Sugandi, W., Yusuf, A., Amaru, K., & Maulana, A. S. (2024). Pemberdayaan masyarakat untuk mendorong kemandirian pada bidang ekonomi, kesehatan, pertanian, dan peternakan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(3), 2710–2721.

Nurwati, N., Siswati, L., & Mufti, M. (2017). Pelatihan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kota Pekanbaru. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 84–89. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v1i1.424

Pahlepi, R., Dewi, A. S., Gaol, R. A. L., Kuswarak, K., Ahiruddin, A., Muzahit, Z., ... & Awalani, I. (2023). Upaya mengurangi penggunaan pupuk kimia melalui penyuluhan pentingnya penggunaan pupuk organik bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jaya, Tanggamus. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 4(2), 163–171.

Sagitarini, N. F., & Dewi, N. M. A. R. (2023). Pemanfaatan sampah sebagai bahan pembuatan pupuk kompos organik untuk menjaga kelestarian tumbuh-tumbuhan di Desa Nyiur Tebel. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 225–230.

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Subekti, S., Puspaningrum, D., Zahra, A., Sari, D. Y., Nurfauziana, T., Sutrisno, S., & Wihardjo, E. (2022). Pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik padat dan cair guna mendukung pertanian berkelanjut. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 6(2), 431–442.

Warintan, S. E., Purwanigsih, P., & Tethool, A. (2021). Pupuk organik cair berbahan dasar limbah ternak untuk tanaman sayuran. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1465–1471.

Widiyaningrum, P. (2016). Penggunaan EM4 dan MOL limbah tomat sebagai bioaktivator pada pembuatan kompos. Life Science, 5(1), 18–24.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Lusia Lewu, Junaedin Wadu, Uska Peku Jawang, Suryani K.K.L Kapoe, Yonce Melyanus Killa, Melycorianda H. Ndapamuri, … Elsa Christin Saragih. (2025). Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat di Kelompok Tani Hortikultura, Kelurahan Kawangu-Sumba Timur. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 258–269. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i2.1714