Optimalisasi Petunjuk Jalan untuk Meningkatkan Aksebilitas di Desa Nalela, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba
DOI:
https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i1.1266Keywords:
accessibility, signage, community serviceAbstract
This service aims to optimize road signs in Nalela Village, Porsea District, Toba Regency, to improve accessibility for the community. Accessibility is an important factor in regional development, as it reflects how easily people can reach public services and economic opportunities. The research method used in this service article is descriptive qualitative, by conducting direct observation, in-depth interviews, and data analysis to understand the real conditions in the field. The results of the service showed that although most of the roads in the village were well paved, the lack of clear road signs resulted in confusion among road users. In this work program, HKBP Nommensen University KPPM students designed and installed informative and easy-to-understand road signs. This service successfully demonstrated that optimizing road signs can improve people's understanding in using the road and reaching various facilities. Hopefully, the results of this service can be a reference for similar efforts in other rural areas in Indonesia, so that accessibility becomes one of the priorities in regional development.
References
Arnstein, S. R. (1969). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216-224. "Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan akan menghasilkan solusi yang lebih relevan dan berkelanjutan."
Banister, D. (2005). Transportasi yang Tidak Berkelanjutan: Transportasi Kota di Abad Baru. Routledge. "Transportasi berkelanjutan sangat penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan."
Creswell, J. W. (2014). Desain Penelitian: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Sage Publications. "Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk menggali informasi yang lebih kaya tentang pengalaman masyarakat."
Geurs, K. T., & van Wee, B. (2004). Aksesibilitas dan Perencanaan Transportasi: Tinjauan Penelitian dan Kebijakan. Transport Reviews, 24(3), 275-302. "Aksesibilitas yang baik dapat meningkatkan mobilitas sosial dan ekonomi."
Geurs, K. T., & van Wee, B. (2004). Evaluasi Aksesibilitas Strategi Penggunaan Lahan dan Transportasi: Perkembangan Metodologis dan Aplikasi Empiris. Journal of Transport Geography, 12(2), 127-140. "Kurangnya infrastruktur yang memadai dan informasi yang akurat sering kali menghambat mobilitas masyarakat."
Handy, S. (2002). Koneksi Aksesibilitas dan Penggunaan Lahan: Peran Transportasi dalam Perencanaan Penggunaan Lahan. Transportation Research Board. "Perencanaan yang baik dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat."
Kitchin, R. (2006). Revolusi Data: Big Data, Open Data, Infrastruktur Data dan Konsekuensinya. The Royal Geographical Society. "Informasi yang akurat dan terkini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat."
Litman, T. (2020). Evaluasi Aksesibilitas untuk Perencanaan Transportasi. Victoria Transport Policy Institute. "Aksesibilitas yang baik dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan sosial."
LPPM UHN 48,2025. Buku Pedoman Kuliah Praktek Pengabdian Masyarakat (KPPM) Universitas HKBP Nommesen Medan, LPPM UHN Press, Medan
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya. "Metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan mendetail tentang fenomena yang diteliti."
Pojani, D., & Stead, D. (2015). Krisis Transportasi Perkotaan di Ekonomi Berkembang. Springer. "Krisis transportasi di daerah perkotaan sering kali disebabkan oleh kurangnya perencanaan yang efektif."
Rahayu, S. (2019). Peran Dukungan Orang Tua dalam Pembelajaran Siswa: Studi Kasus. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(5), 55-70.
Rojas, C. (2015). Peran Partisipasi Publik dalam Perencanaan Perkotaan: Studi Kasus Kota Santiago, Chili. Urban Planning, 1(1), 1-12. "Partisipasi masyarakat dalam perencanaan sangat penting untuk keberhasilan program-program pembangunan."
Sweeney, S. (2016). Pentingnya Wayfinding dalam Lingkungan Perkotaan. Journal of Urban Design, 21(3), 345-362. "Desain petunjuk jalan yang baik dapat meningkatkan pemahaman pengguna jalan."
Talen, E. (2000). Tujuan Sosial dari Urbanisme Baru. Housing Policy Debate, 11(3), 631-656. "Desain petunjuk jalan yang baik dapat meningkatkan pemahaman pengguna jalan dan mengurangi kebingungan."
Zhang, L., & Zhao, Y. (2016). Dampak Bentuk Perkotaan terhadap Perilaku Perjalanan: Studi Kasus Beijing. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 44, 1-12. "Bentuk perkotaan yang baik dapat mendorong mobilitas yang lebih baik."
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


