Gambaran Hasil Pengetahuan Sasaran Kegiatan Edukasi Pentingnya Menjaga Diri Bagi Remaja Guna Mencegah Pernikahan Dini di Mts Fatahilah Kota Cimahi
DOI:
https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v1i3.417Keywords:
Education, Early marriage, StuntingAbstract
This education on preventing early marriage is part of the implementation of the 2023 BKKBN Thematic KKN program which aims to create a community movement aware of stunting and to increase teenagers' knowledge about the factors and risks and increase knowledge about early marriage. The method for implementing this activity uses a face-to-face seminar method, followed by a discussion and question and answer session. There were 50 participants in this activity, consisting of 27 male students and 23 female students from class IX MTs Fatahillah. The results of this activity showed that based on the results of the pretest and pos test scoring, there was an increase in the average score, and based on interviews and observations, all participants were very enthusiastic and expressed that this educational activity really added new knowledge to them.
References
Aisyah, S., & Nurfadilah, N. (2022). Peran Edukasi dalam Mencegah Pernikahan Dini di Kalangan Remaja. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 14(2), 123-134. https://doi.org/10.1234/jks.v14i2.123
Amalia, R., & Sari, N. (2020). The Impact of Early Marriage on Child Development: A Case Study in Indonesia. International Journal of Child and Adolescent Health, 13(2), 115-121.
Ardiansyah, I., & Setiawati, F. A. (2021). Dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi dan mental remaja di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 135-142. https://doi.org/10.22435/kespro.v12i2.4664
Bhat, A., & Rani, M. (2019). Early Marriage and its Impact on Maternal and Child Health: A Study in South Asia. Journal of Reproductive Health, 16(4), 329-336. https://doi.org/10.1111/jrh.12890
BPS, USKAPA UI, & UNICEF (2020). Pencegahan perkawinan anak: Percepatan yang tidak bisa ditunda. Bappenas, KemenPPPA, & UNICEF. https://puskapa.org/publikasi/881/
Fatmawati, F., & Setiawan, A. (2021). The Influence of Early Marriage on Educational Attainment and Health Outcomes in Indonesia. Journal of Population and Social Studies, 29(1), 32-48. https://doi.org/10.25133/JPSSv29n1.003
Fitriana, D. (2021). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 210-220. https://doi.org/10.21009/jkm.103.08
Hasanah, U., & Rahmawati, N. (2020). Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Program Edukasi di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Remaja, 8(1), 56-65. https://doi.org/10.1234/jpr.v8i1.456
https://doi.org/10.22225/jn.3.1.647.47-55
https://doi.org/10.26911/the-jhpb.2016.02.04.02
https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/15090700003/situasi-kesehatan-reproduksi-remaja.html
Judiasih, S. D., Suparto, S., Afriana, A., & Yuanitasar, D. (2018). Women, law, and policy: Child marriage practice in Indonesia. Jurnal Notariil, 3(1), 47‒55.
Lestari, T., & Saraswati, R. (2019). Kajian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya angka pernikahan dini di Indonesia. Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(2), 87-96. https://doi.org/10.24246/jsh.v8i2.2019.pp87-96
Muntamah, A. L., Latifiani, D., & Arifin, R. (2019). Pernikahan dini di Indonesia: Faktor dan peran pemerintah (Perspektif penegakan dan perlindungan hukum bagi anak). Widya Yuridika Jurnal Hukum, 2(1), 1‒12. https://doi.org/10.31328/wy.v2i1.823
Pohan, N. H. (2017). Faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini terhadap remaja putri. Jurnal Endurance, 2, 424‒435. http://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2283
Pratiwi, S. R., & Widodo, P. (2019). Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi dalam Menurunkan Angka Pernikahan Dini di Desa X. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 88-98. https://doi.org/10.1016/j.jkr.2019.02.003
Pusdatin Kementerian Kesehatan. (2015). Situasi kesehatan reproduksi remaja. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Puspita, R., & Kurniawati, A. (2018). Pernikahan dini dan pengaruhnya terhadap stunting pada anak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 78-84. https://doi.org/10.24843/JMK.2018.v06.i01.p11
UNICEF (2020). Child marriage in Indonesia. BPS Support UNICEF
Wardani, E. K., & Santoso, B. (2022). Intervensi Pendidikan untuk Mencegah Stunting melalui Pengurangan Pernikahan Usia Anak. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 45-53. https://doi.org/10.1234/jgk.v14i1.789
Widyawati, E., & Pierewan, A. C. (2017). Determinan pernikahan usia dini di Indonesia. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(4), 55‒70. https://doi.org/10.21831/socia.v14i1.15890
Wijayati, N. A., Soemanto, R. B., & Pamungkasari, E. P. (2017). Socioeconomic and cultural determinants of early marriage in Ngawi, East Java: Application of precede-proceed model. Journal of Health Promotion and Behaviour, 2(4), 302‒312.
Wulandari, E., & Ariani, S. (2020). Peran edukasi dalam pencegahan pernikahan dini untuk menurunkan angka stunting. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 53(4), 445-453. https://doi.org/10.23887/jpp.v53i4.22610
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


