Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Olahan Bawang Merah Menjadi Makanan Variatif

Authors

  • Qonita Aprilia Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Febby Esa Viantika M Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Nisma Nurma Afida Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Risma Melawati Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Tiara Rizki Febriana Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62383/harmoni.v1i4.650

Keywords:

Empowerment, Community Welfare, Creative Economy

Abstract

The economic growth of the people of Sendangkulon Village, Kendal Regency, is greatly influenced by the harvest of shallots, which is the main commodity in the area. However, changes in the price of raw shallots often become a challenge for farmers. To overcome this problem, the Sendangkulon Village government collaborated with the Central Java Province Training and Cooperative Center and PT Sinergi Brebes Inovatif to initiate training on shallot processing. This training aims to increase the selling value of red onions by teaching people how to process them into value-added products, such as fried onions, onion crackers and chili sauce. Apart from that, this training also covers digital marketing techniques to help people market their processed products more effectively. This program is expected to increase the economic empowerment of the Sendangkulon Village community and reduce poverty levels. However, challenges remain, especially in mastering digital marketing which requires further socialization.

References

Alexandro, R., Uda, T., & Pane, L. L. (2020). Analisis Pengembangan Ekonomi Kreatif Kuliner Khas Suku Dayak Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 6(1), 11-25.

Andriani, T. (2014). Pengolahan Ikan Pati Menjadi Makanan Variatif dan Produktif Di Desa Sawahan Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Jurnal Kewirausahaan, 13(1), 1–16.

Astuti, d. p., Kardiyem, K., Rachmadani, W. S., & Khafidz, A. (2022). Diversifikasi Olahan Bawang Merah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi di Desa Genengadal Grobogan. Madaniya, 3(30, 590-598.

Astutik, M., & Ardiantoro, R. (2024, March). Pelatihan Pemasaran Digital Bawang Goreng Sebagai Produk Unggulan Guna Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Desa Pandanblole. In SNEB: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara (Vol. 6, No. 1, pp. 43-48).

Auliq, M. A. (2016). Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Bawang Merah Goreng dan Pelatihan Tengtang Bawang Merah di Desa Watuwungkuk Kab. Probolinggo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, 2(2), 65-74

Riastuti, R. D., Nopiyanti, N., & Febrianti, Y. (2021). Pelatihan Pemanfaatan Kulit Bawang Merah Sebagai Keripik Untuk Menambah Nilai Ekonomi Masyarakat Keluruhan Air Kuti Kecamatan Lubuk Linggau I. JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS, 1(02).

Fitrianata, M. I., & Rozci, F. (2023). Potensi Komoditi Bawang Merah Di Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Journal of Community Service (JCOS), 1(3), 224-230.

Furqon, M. A., Maulana, W., & Safitri, N. Y. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Komoditi Bawang Merah Dalam Menghasilkan Produk Olahan Unggulan Desa Polagan Kecamatan Galis Pamekasan. Riau Journal of Empowerment, 5(2), 109-116.

Handayani, T. (2020). Pengolahan Produk Unggulan Daerah Bawang Merah Lokal Di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. JURNAL ABDI: Media Pengabdian kepada masyarakat.

Hiding Cahyono, dkk. (2017). Pelatihan Pembauatan Rangka Mesin Pemotong dan Pengupas Bawang Merah untuk Petani Desa Banaran Wetan, Bogor, Nganjuk. J-Indeks, 6, 34-44

Imaniyah, K. N., Roessali, W., & Nurfadillah, S. (2023). Analisis Kinerja Rantai Pasok Produk Olahan Bawang Merah PT Sinergi Brebes Inovatif. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(1), 197-214.

Jannah, S. (2022). Ekonomi Kreatif Melalui Inovasi Pengolahan Bawang Merah Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Desa. ABDINA: Jurnal Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1).

Komariah, I., Anton, A., Rahmat, A., & Nazib, F. M. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Petani Bawang Merah melalui Pengolahan Bawang yang Tidak Terjual Menjadi Bawang Goreng. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 216-223.

Kusumayadi, F., Aprianti, K., Yusuf, M., Muhajirin, & Ismunandar. (2022). Pelatihan Diversifikasi Olahan Bawang Merah Menjadi Bawang Merah Goreng Varian Rasa Untuk Meningkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga Di Desa Donggobolo Kabupaten Bima. Prima: Portal Riset Dan Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 45-52.

Pelatihan Olahan Bawang Merah Kendal (BalatkopJ PTSBI 2024. (n.d.).

Saputra, R. (2017). Peranan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sebagai Implementasi Ekonomi Kreatif Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 15-31. https:doi.org/10.33701/jt.v9i1.607

Syarifah, W. (2022). Kampung Kreatif Melalui Inovasi Pengolahan Bawang Merah Dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 115-128.

Wardani, V.A., Pradana, S. A., Ronaldo, V., Saputra, J., & Gitta, A. (2022). Pengoptimalan Potensi Desa Gondosuli Melalui Pelatihan Pengolahan Bawang Merah Goreng Bagi Anggota Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat. 2(10, 109-119.

Published

2024-09-12

How to Cite

Qonita Aprilia, Febby Esa Viantika M, Nisma Nurma Afida, Risma Melawati, & Tiara Rizki Febriana. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Olahan Bawang Merah Menjadi Makanan Variatif. Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat, 1(4), 113–121. https://doi.org/10.62383/harmoni.v1i4.650

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.