Peningkatan Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar

Authors

  • Rino Andreas Universitas Sebelas Maret
  • Adimas Maditra Permana Universitas Sebelas Maret
  • Priyanto Priyanto Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar

DOI:

https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i3.1758

Keywords:

Literasi Informasi, Literasi Digital, Bimbingan Teknis

Abstract

Tujuan artikel ini untuk mengelaborasi peningkatan literasi informasi pustakawan, guru, dan pegiat literasi melalui Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari melibatkan narasumber dari berbagai institusi seperti D3-Komunikasi Terapan UNS, D3-Perpustakaan UNS, UPT Perpustakaan UNS, UMUKA, dan Kominfo, serta difokuskan pada materi kebutuhan informasi, penelusuran, evaluasi, analisis, sintesis, dan diseminasi informasi, yang sejajar dengan capaian literasi sebagaimana digariskan dalam literatur pelatihan literasi informasi.  Metode yang digunakan adalah program pelatihan interaktif terpadu, terdiri dari ceramah, studi kasus, simulasi praktik, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Tiap narasumber memberikan sesi spesifik sesuai keahlian. Evaluasi dilakukan melalui pre‑test dan post‑test, observasi partisipatif, serta refleksi individu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi literasi informasi para peserta: rata‑rata skor post‑test naik dibanding pre‑test; peserta melaporkan peningkatan kemampuan merumuskan kebutuhan informasi, memilih sumber yang relevan, mengevaluasi kredibilitas, melakukan analisis dan sintesis, serta menyebarkan informasi secara sistematis. Selain itu, partisipasi aktif dan sangat tingginya antusiasme peserta mencerminkan keberhasilan metode interaktif. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pelatihan literasi informasi efektif meningkatkan kemampuan praktis pustakawan dan tenaga perpustakaan. Secara keseluruhan, Bimtek ini efektif meningkatkan literasi informasi secara sistematis, dan direkomendasikan sebagai model pelatihan berkelanjutan untuk penguatan layanan perpustakaan daerah.

References

Arta, M. (2025). Tantangan dan Strategi Literasi Informasi Perpustakaan di Era Digital. DE FACTO: Journal Of International Multidisciplinary Science, 3(1), 27-32.

Behesty, O. L. K. (2023). Implementasi literasi informasi di perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. JIMR: Journal Of International Multidisciplinary Research, 2(02), 108-113.

Habibah, A. F. (2021). Era masyarakat informasi sebagai dampak media baru. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(2), 350-363.

Hermanto, B., & Masriyatun, M. (2024). Dampak Artificial Intelligence terhadap Aktivitas dalam Kegiatan Literasi Online Series. Warta Perpustakaan Pusat Undip, 17(2), 21-27.

Maysyaroh, Y., & Sawiji, H. (2023). Manejemen layanan perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kebupaten Karanganyar. Evokasi: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan, 2(1).

Misbah, M. S. (2021). Pemanfaatan layanan perpustakaan di era modern sebagai sumber informasi bagi pemustaka. Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 3(2), 1-10.

Muarifillah, A. S., Qur’aini, Y., & Saswani, F. (2024). Penguatan Literasi Informasi; Bentuk Pencegahan Berita Hoax Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(4), 61-71.

Pratama, E. D., Mahardika, D. A., & Andreas, R. (2022). Peningkatan Literasi dan Kreativitas Siswa Melalui Kegiatan Mading di SDN 2 Binade. Jurnal ilmiah kampus mengajar, 93-102.

Rachmawati, T. S., & Agustine, M. (2021). Keterampilan literasi informasi sebagai upaya pencegahan hoaks mengenai informasi kesehatan di media sosial. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 99-114. P

Rusdiyanti, S., Hutagalung, B., Afandi, R., Firmansyah, S. M., & Radianto, D. O. (2023). Pentingnya Literasi Informasi dalam Menghadapi Tantangan Informasi Palsu (Hoaks). Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3), 395-400.

Silberman, M., Khozim, M., & Rizal, M. (2021). Landasan Teoritis Pembelajaran Eksperiensial: Handbook Experiential Learning. Nusamedia.

Suroya, H. A. (2021). Pengaruh literasi informasi, literasi media, dan literasi digital terhadap kompetensi pedagogik guru PAI SMAN se-Kabupaten Blitar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Widnyani, N. M., Reganata, G. P., Rettobjaan, V. F. C., & Putra, K. R. (2022). Digital footprint: Dasar-dasar komunikasi dengan privasi di media sosial. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) e-ISSN, 2745, 4053.

Yoliadi, D. N. (2022). Pengaruh Pemanfaatan Automasi Perpustakaan (e-library) Terhadap Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. JIPIS: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 1(2), 87-97.

Downloads

Published

2025-07-02

How to Cite

Rino Andreas, Adimas Maditra Permana, & Priyanto Priyanto. (2025). Peningkatan Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar. Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat, 2(3), 22–32. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i3.1758

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.