Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Tradisi Baritan Jumat Kliwon Sebagai Warisan Budaya di Desa Laban

Authors

  • Alvina Dwi Damayanti Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Difa Armelisa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Faridatul Bahriyah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Muhamad Ichrom Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Palma Putri AK Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Syafruddin Saan Al Anisi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Syifa Eryanna Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Zulfa Maulidina Rosyar Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62383/aksisosial.v1i3.630

Keywords:

Baritan, Traditions, Values, Laban Village

Abstract

The "Baritan" tradition in Laban Village is a form of local wisdom passed down from generation to generation by the Javanese people. This tradition is carried out as an expression of gratitude for the harvest and as an effort to prevent bad things through collective prayer. This research uses a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method, which involves participatory observation, interviews, and focus group discussions (FGD). The research results show that Baritan has strong cultural values, togetherness, mutual cooperation, religion and tolerance. This tradition also strengthens the social and spiritual bonds of society. Despite challenges from outsiders who consider it mystical, Baritan remains an important tradition that plays a role in maintaining local cultural solidarity and identity. In conclusion, Baritan is a significant cultural heritage in forming a harmonious relationship between society, nature and the spiritual life of Laban Village residents.

References

Afdhila, R., Ismaya, E. A., & Purbasari, I. (2022). Pemaknaan tradisi barikan dalam konteks pendidikan anak di Dukuh Karang Gempol. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(9), 3439–3446.

Afkaryna, S., & Setyawan, B. W. (2023). Nilai religius dalam tradisi baritan di Desa Wates Kabupaten Blitar. Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 21(2), 67–78.

Alie, S. (2021). Analisis perayaan upacara adat baritan dalam menumbuhkan nilai persatuan di masyarakat (Studi kasus di Desa Karang Layung Kec. Sukra Kab. Indramayu). FKIP UNPAS.

Asnawi, A. R. (2021). Tradisi baritan sebagai media penanaman nilai religius dan budaya masyarakat Desa Salam Wonodadi Blitar.

Hidayah, E. N. (2024). Tradisi baritan sebagai budaya lokal serta nilai gotong royong dalam masyarakat Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Hidayati, W., Sulistiyani, N., Sutrisno, W., & Wijaya, A. (2021). Tradisi baritan: Sebuah upaya harmonisasi dengan alam pada masyarakat Dieng. Sosiologi Dan Antropologi, 10(1), 121–129. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48017

Izzah, Z., Darmansyah, F. A., & Robi, R. F. (2022). Tradisi baritan di Dusun Palulo Kabupaten Blitar: Kajian living hadis. Taqaddumi: Journal of Quran and Hadith Studies, 2(2), 130–149.

Lestari, A. D. N. (2019). Upaya penanaman nilai-nilai religius dalam tradisi baritan (Studi kasus di Desa Gawang Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan). IAIN Ponorogo.

Nurhayati, D. A. W. (2021). Pendampingan pelestarian kearifan lokal Reog Kendang: Upaya pendidikan karakter dan keterampilan seni pada siswa Sekolah Dasar Sidomulyo Pagerwojo Tulungagung. JESS: Jurnal Education Social Science, 1(1), 2809–3763.

Pramesthi, R. I., & Aini, R. (2022). Islam dan budaya masyarakat (Studi tradisi baritan Desa Wanarata Pemalang). FiTUA: Jurnal Studi Islam, 3(2), 95–102.

Qirana, K. N. T. (2020). Tradisi baritan di Desa Sukadana Kecamatan Compreng Kabupaten Subang pikeun bahan pangajaran maca artikel di SMA kelas XII. Universitas Pendidikan Indonesia.

Ramadhan, D. R., & Mustofa, R. H. (2022). Analisis dampak sosial ekonomi tradisi sedekah laut baritan di Desa Asemdoyong Kab. Pemalang. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rejeki, S., Kewarganegaraan, P., Mataram, U. M., Kewarganegaraan, P., Mataram, U. M., Pancasila, P., & Mataram, U. M. (2023). Sosio-kultural tradisi wedi ruha dalam perkawinan masyarakat Manggarai. 11(2), 44–52.

Safitri, I. (2020). Tradisi ruwat laut dalam perspektif dakwah Islam (Studi masyarakat nelayan Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Jaya Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung). UIN Raden Intan Lampung.

Silaban, P. J., Situmorang, R. A., Simatupang, P., Sianturi, N. F., Naibaho, M., & Sitanggang, Y. (2023). Sosialisasi alat peraga jarimatika UPT SD Negeri 066650 Medan Kota. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(8), 1357–1360. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i8.110

Sofiatun, S. (2020). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi baritan (Suronan) di Desa Pretek Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang. IAIN Pekalongan.

Sugiyono, P. D. (n.d.). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriatna, R. A., & Nugraha, Y. A. (2020). Menguak realitas praktik sedekah bumi di Desa Ciasmara Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. CaLLs: Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics, 6(2), 181–196.

Utami, R. T., & Sabardila, A. (2023). Tradisi baritan pada hari Jumat Kliwon di Desa Sendangdawuhan Kendal Jawa Tengah. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 7(1), 39. https://doi.org/10.55115/purwadita.v7i1.2614

Wijaya, M. A., & Perdana, C. (2023). Perancangan Focus Group Discussion sebagai ruang partisipasi masyarakat dalam membangun desa berbasis website. Jurnal Sistem Informasi Galuh, 1(2), 59–67.

Published

2024-09-10

How to Cite

Alvina Dwi Damayanti, Difa Armelisa, Faridatul Bahriyah, Muhamad Ichrom, Palma Putri AK, Syafruddin Saan Al Anisi, … Zulfa Maulidina Rosyar. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Tradisi Baritan Jumat Kliwon Sebagai Warisan Budaya di Desa Laban. Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial, 1(3), 111–121. https://doi.org/10.62383/aksisosial.v1i3.630

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.