Pembelajaran KPK dan FPB yang Menyenangkan pada Anak-Anak SD GMIT Lamalu
DOI:
https://doi.org/10.62383/aksisosial.v2i2.1527Keywords:
GCM, LCM, LamaluAbstract
This community service aims to improve learning outcomes and the process of learning mathematics, especially the Greatest Common Factor (GCF) and the Least Common Multiple (LCM) in Elementary Schools to be more active and enjoyable. Learning LCM and LCM in Elementary School children can be said to have not had much impact because some students do not understand the process of solving LCM and LCM through factor trees and factoring. Community service activities were carried out in one day at SD GMIT Lamalu, Pantar District, Alor Regency. We were present to deliver material about LCM and LCM. During the community service, several students were interested in completing the material or questions given using factor trees. In the learning process about LCM and LCM, it can run well and can improve the quality of learning for students at SD GMIT Lamalu.
References
Adrianingsih, N. Y., Mungkabel, M., Kalokang, C. E., & Klaping, E. (2023). Belajar KPK dan FPB dengan berbagai metode untuk anak SD Inpres Petleng Kabupaten Alor. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 773–778.
Een Unaenah, dkk. (2020). Miskonsepsi materi tentang FPB dan KPK pada siswa SD di kelas tinggi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 276–282.
Fazri Nusaibah, D. (2020). Analisis pembelajaran KPK dan FPB kelas IV SD. Jurnal Ilmiah Telaah, 61–65.
Firdaus, R. A., Lestari, W., Liberna, H., & Eva, L. M. (2024). Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 152–162.
Loban, J. M., Adrianingsih, N. Y., Maro, L., & Karbeka, M. (2022). Belajar perkalian dengan menggunakan metode jarimatika untuk anak usia SD Desa Alaang, Kabupaten Alor. Abdikan.
Malese, M. A., Loban, J. M., Adrianingsih, N. Y., & Maro, L. (2023). Penggunaan alat peraga pola bilangan pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Mainang. Nusantara, 81–88.
Muslimin, Sulaiman, M., & Irwanto. (2019). Pembinaan pembelajaran matematika dan bahasa Inggris bagi anak-anak usia sekolah dasar di Desa Perajin Banyuasin I. Suluh Abdi.
Nurhayati, N., & Bernard, M. (2019). Analisis kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematik siswa kelas X SMK Bina Insan Bangsa pada materi persamaan dan pertidaksamaan. Journal on Education, 1(2), 497–502.
Purba, N. E. (2017). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK.
Puspitasari, I. W., Fauzan, G. A., & Bernard, M. (2019). Penerapan PBL dengan RME berbantuan software Geogebra untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematik siswa SMP. Journal on Education, 1(4), 679–687.
Putra, H. D. (2018). Kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence siswa SMP. Supremum Journal of Mathematics Education, 2(2), 60–70.
Putra, H. D. (2018). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi bangun ruang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 6(2), 82–90.
Ramadhani, S. (2012). Pembelajaran matematika dengan pendekatan problem posing untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan koneksi matematis siswa.
Ruseffendi, H. E. (2006). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA . Tarsito.
Skemp, R. R. (1971). The psychology of learning mathematics. Richard Clay (The Causer Press) Ltd.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


