Peluang dan Tantangan Pengembangan UMKM Pati Angkrik di Desa Triharjo, Kabupaten Kendal

Authors

  • Sa’id ‘Ali Asyhari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Novi Lieana Anggraeni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Hilda Fairuz Zain Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Nahnu Robid Jiwandono Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i4.664

Keywords:

MSME development, opportunities, challenges, pati angkrik

Abstract

Opportunities and challenges faced in developing MSMEs definitely exist in the MSME development process. Pati Angkrik as a local tuber food offers significant potential opportunities in improving community welfare. Pati Angkrik, which belongs to the group of tubers, can be processed into various processed food and beverage products. And the challenges faced by Pati Angkrik MSMEs include limited raw materials, limited human resources, time requirements, and ineffective marketing access, making the development of Pati Angkrik MSMEs also experiencing obstacles. Triharjo Village, Gemuh District, Kendal Regency, has the Pati Angkrik micro and small and medium enterprise (MSME) as one of the community businesses in Triharjo Village. However, there are challenges and opportunities it faces. The aim of this service is to provide MSME development to the challenges and opportunities faced by Pati Angkrik MSME actors in Triharjo Village, so that they can help Angkrik starch MSME actors by replacing more modern packaging and designing packaging for Angkrik starch MSME products. This devotion uses method Participatory Action Research is a method of raising public awareness regarding potential and existing problems and encouraging community participation in change activities that will be implemented. This service has succeeded in providing development for pati angkrik MSMEs by changing product packaging to modern packaging and creating packaging designs, so that the development of pati angkrik MSMEs can benefit the angkrik starch MSMEs in Triharjo Village.

References

Agus Afandi, Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., & Dkk. (2022). Metodologi pengabdian masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Agus Sutopo, S. St., Fitriana Arthati, D., & Azalika Rahmi, U. S. S. (2014). Kajian indikator Sustainable Development Goals (SDGs). BPS, 1–172.

Endah Wahyurini, Yudhiantoro, D., & Perwira, R. I. (2019). Tanaman garut: Budidaya dan pemasaran secara online. Yogyakarta: LPPM UPN Veteran Yogyakarta.

Fadilah, A., Syahidah, A., Nur’azmi, R., Risqiana, A., Nurmaulida, A., Sofa, M. D., & Arumsari, C. (2021). Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui fasilitasi pihak eksternal dan potensi internal. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 892–896. https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1525

Fitriani, D., & Luthfiana, C. (2022). Penggunaan tepung pati garut dalam pembuatan nastar. Jurnal Pariwisata Vokasi, 3(2), 11–19.

Gainau, P. C., & Hasanah, N. (2024). Akuntansi UMKM (Teori dan model pengembangan riset terkini). (Issue August).

Hasanah, U. N. (2022). Analisis dampak kegiatan pertambangan emas terhadap lingkungan fisik di Desa Paningkaban Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas tahun 2021. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 1(1), 18–23. https://doi.org/10.20961/ijed.v1i1.64

Khurniawati, S., Badri, M. A., Rivaldi, M. H., Hafizhah, N., Farihesti, S., Mando, L., Adi, E., Pratiwi, S. W., & Masri, D. (2023). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sebagai upaya peningkatan nilai ekonomis dan media pemersatu umat. Insaniyah, 1(2), 11–22. https://doi.org/10.31332/insaniyah.v1i2.5810

Khusna, S. W., Alifiyah, F., Fisabilillah, N., Iskandar, M., & Falakh, I. (2023). Peningkatan nilai jual produk melalui labeling kemasan pada produk UMKM Desa Lenggerong. Prosiding Kampelnas, 2(1), 293–303.

Maulana, A. R., & Herlina, N. (2020). Hubungan unsur iklim terhadap produktivitas tanaman ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) di Kabupaten Malang. Plantropica: Journal of Agricultural Science, 5(2), 118–128. https://doi.org/10.21776/ub.jpt.2020.005.2.3

Maulida, S., & Yunani, A. (2017). Peluang dan tantangan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari berbagai aspek ekonomi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 2(1), 181–197.

Mccullagh, R. R. (2023). Refleksi pengembangan UMKM kain tenun Sumba Timur. Membangun UMKM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia Timur, 159.

Niode, I. Y. (2019). Sektor UMKM di Indonesia: Profil, masalah dan strategi pemberdayaan. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Oikos-Nomos, 2(1), 1–10. https://repository.ung.ac.id/kategori/show/uncategorized/9446/jurnal-sektor-umkm-di-indonesia-profil-masalah-dan-strategi-pemberdayaan.html

Nur Kasanah, Elysa Septiana, & Karomah, L. A. (2022). Optimalisasi digital marketing untuk meningkatkan omzet usaha mikro dan kecil di Wringinanom Ponorogo. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 83–93.

Prasetya, A. Y., Sugiharti, S., & Fadhila, Z. R. (2021). Pemanfaatan media sosial dalam upaya meningkatkan penjualan produk UMKM Desa Boja. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 102–108. https://doi.org/10.29040/budimas.v3i1.1628

Ratna, R., Fattah, M. A., & Hasriani, H. (2023). Peran kelembagaan petani dalam pengembangan usahatani kentang berbasis agribisnis. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 24. https://doi.org/10.33096/wiratani.v6i1.113

Ratnaningsih, N., Nugraheni, M., Handayani, T. H. W., & Chaynti, I. (2010). Teknologi pengolahan pati garut dan diversifikasi produk olahannya dalam rangka peningkatan ketahanan pangan. Inoteks: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni, 14(2), 192–207.

Setyowati, R. D., Cahyani, P. G., Annisa, N., & ... (2024). Pendampingan sertifikasi halal produk makanan usaha mikro dan kecil melalui website Sihalal. Ngarsa: Journal of …, 4, 1–10. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v4i1.424

Subanar, H. (2001). Manajemen usaha kecil (Edisi 1, p. 158). BPFE. https://doi.org/10.52931/t3b7/2021

Syawaliyah, S. U., & Suryatna, B. S. (2020). Pengaruh penggunaan pati garut (Maranta arundinacea) sebagai bahan lulur tradisional terhadap kehalusan dan kecerahan pada kulit kering. Teknobuga: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 8(2), 135–140. https://doi.org/10.15294/teknobuga.v8i2.24092

Published

2024-09-13

How to Cite

Sa’id ‘Ali Asyhari, Novi Lieana Anggraeni, Hilda Fairuz Zain, & Nahnu Robid Jiwandono. (2024). Peluang dan Tantangan Pengembangan UMKM Pati Angkrik di Desa Triharjo, Kabupaten Kendal. Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial Dan Kemanusiaan, 1(4), 156–171. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i4.664

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.