Pemanfaatan Lubang Biopori Sebagai Resapan Air Hujan dan Kompos Alami di Wilayah Kelurahan Pasuluhan Kecamatan Walantaka

Authors

  • Desty Endrawati Subroto Universitas Bina Bangsa
  • Halimi Rifa’ata Fauzan Universitas Bina Bangsa
  • Muhammad Fadel Hasan Maliki Universitas Bina Bangsa
  • Wina Mulyani Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i4.651

Keywords:

Biopore holes, organic waste, rainawater, Pasuluhan Village

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of using biopore holes in Pasuluhan Village as a means of absorbing rainwater and producing natural compost. To manage the intensity of rainwater entering the soil and processing organic waste, Pasuluhan residents can create biopore absorption holes as a simple technology that has great potential in managing the intensity of rainwater absorbing into the soil and managing organic waste. The method used includes making biopore holes in 6 strategic locations in the Pasuluhan area. Several points were used to make biopore holes, namely at the residences of Pak Sukriadi, Pak Subur and Pasuluhan Village. The research results show that biopore holes are able to increase the soil’s absorption capacity for rainwater, which has a positive impact in reducing waterlogging and flooding. Apart from that, biopore holes have also proven effective in processing organic waste into compost which is beneficial for soil fertility. Thus, it is hoped that the application of this technology can be a practical and environmentally friendly solution and can be easily applied by local residents in managing water and waste resources in the Pasuluhan area.

References

Apriyanthi, R. V., Laksmita, W. A. S., & Andhini, L. P. R. (2024). Penataan lingkungan dan penerapan lubang resapan biopori (LRB) sebagai solusi sampah organik rumah tangga. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 144–150. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v8i1.7371

Arifin, Z., Tjahjana, D. D., Rachmanto, R. A., Suyitno, Prasetyo, S. D., & Hadi, S. (2020). Penerapan teknologi biopori untuk meningkatkan ketersediaan air tanah serta mengurangi sampah organik di Desa Puron Sukoharjo. Jurnal SEMAR, 9(2), 53–63.

Ashabie, A. S., & Masjud, Y. I. (2022). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1111, 012060.

Baguna, F. L., Tamnge, F., & Tamrin, M. (2021). Pembuatan lubang resapan biopori (LRB) sebagai upaya edukasi lingkungan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 131–136.

Brata, K., & Nelistya, A. (2012). Lubang resapan biopori. Bogor: Penebar Swadaya.

Darwis, H. (2018). Pengelolaan air tanah. Yogyakarta: Pena Indis.

Dien, F. A., & Handajani, M. (2015). The effectivity of biopore infiltration hole application in increasing water infiltration rate in soil. In The 5th Environmental Technology and Management Conference: Green Technology Towards Sustainable Environment, Bandung.

Elsie, Harahap, I., Herlina, N., Badrun, Y., & Gesriantuti, N. (2017). Pembuatan lubang resapan biopori sebagai alternatif penanggulangan banjir di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Jurnal Untuk Mu NegeRI, 1(2), 93–97.

Endyana, C. (2019). Peningkatan kualitas lingkungan hidup dengan pengembangan ekonomi kreatif warga Desa Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung. Jurnal Kumawula, 2(3), 201–210.

Hanuf, A. A., Prijono, S., & Soemarno, S. (2021). Improvement of soil available water capacity using biopore infiltration hole with compost in a coffee plantation. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 8(3), 2791–2799. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2021.083.2791

Hayati, S. N., & Mindiharto, S. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pemanfaatan lubang resapan biopori di Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Journal of Public Health Science Research (JPHSR), 2(1), 55–64.

Iqbal, G. T., & Lesmana, R. Y. (2023). Lubang resapan biopori sebagai upaya pencegahan bencana banjir di Kota Palangka Raya. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(1), 134–139. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i1.790

Kariyana, I. M. (2023). Implementasi sistem lubang resapan biopori sebagai penanggulangan banjir. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(1), 1–8. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/JPM/article/view/4656

Lolo, E. U., Gunawan, R. I., Krismani, A. Y., Pambudi, Y. S., Sudaryantingsih, C., & Widianto, R. (2023). Processing of organic waste using biopori infiltration holes (Case Study: Organic waste at Christian University of Technology Solo). East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 2(4), 1675–1688. https://doi.org/10.55927/eajmr.v2i4.3903

Marwanto, A., & Mualim, M. (2021). Pemanfaatan lubang biopori sebagai resapan air hujan dan kompos alami di wilayah Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 3(1), 30–38.

Meilani, S. S., Kartika, W., & Navanti, D. (2020). Peningkatan resapan air hujan dan reduksi. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM), 1(2), 63–68.

Ruslinda, Y., Aziz, R., Arum, L. S., & Sari, N. S. (2021). The effect of activator addition to the compost with biopore infiltration hole (BIH) method. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 53–59. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.53-59

Sakroni, I., Mustofa, M. C., & Nabilah, S. (2023). The community development process in the climate village programme through the biopore programme in Blawi Village, Lamongan. Civilla: Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan, 8(1), 83–92. https://doi.org/10.30736/cvl.v8i1.973

Salimah, A., Yelvi, Swastika, T. W., Barry, H., & Andikanoza. (2020). Biopori sebagai upaya mengatasi banjir dan ketersediaan air tanah di Lingkungan Pesantren Nurul Huda. KOMMAS, 1(2), 70–78.

Santoso, S., Soekendarsi, E., Hassan, M. S., Fahruddin, Litaay, M., & Priosambodo, D. (2018). Biopori dan biogranul kompos sebagai upaya peningkatan peduli lingkungan di SMAN 4 Kabupaten Soppeng. Abdimas Unmer, 3, 1–5.

Setiawan, D. (2021). Perencanaan lubang resapan biopori pada lahan terbuka Fakultas Teknik Universitas Mataram. 7.

Sine, Y., Kolo, S. M. D., & Kolo, M. M. (2021). Penerapan lubang resapan biopori di masyarakat Desa Naiola Bikomi Selatan Kabupaten TTU. BERNAS, 2(2), 499–503.

Sunaryono, Diantoro, M., Susanto, H., Taufiq, A., Najmi, I., Chusna, N. M., & Yuliana, F. (2023). Pemanfaatan teknologi lubang resapan biopori-smart light untuk meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat urban farming Kota Malang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 3627–3634.

Tawaqal, G. I., & Lesmana, R. Y. (2023). Lubang resapan biopori sebagai upaya pencegahan bencana banjir di Kota Palangka Raya. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(1), 134–139. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i1.790

Wibowo, T., Istiana, A., & Zakiyah, E. (2022). Pembuatan biopori untuk resapan air hujan dan pemanfaatan sampah organik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 387–392.

Widyastuti, S. (2013). Perbandingan jenis sampah terhadap lama waktu pengomposan dalam lubang resapan biopori. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 11(1), 5–14.

Wiedarti, S., Lubis, M. A. Y., & Komala, O. (2015). Aktivitas degradasi sampah organik dalam biopori. Ekologia, 15(1), 1–5.

Wijaya, D. E., Rahayu, M. A., Permana, E., Maharani, M., Nabawi, M., & Afrimanisa, A. (2023). Teknologi pemanfaatan biopori untuk meminimalisir kuantitas banjir di Kelurahan Kenali Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak, 4(1), 24–29.

Yohana, C., Griandini, D., & Muzambeq, S. (2017). Penerapan pembuatan teknik lubang biopori resapan sebagai upaya pengendalian banjir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(2), 296–308.

Published

2024-09-12

How to Cite

Desty Endrawati Subroto, Halimi Rifa’ata Fauzan, Muhammad Fadel Hasan Maliki, & Wina Mulyani. (2024). Pemanfaatan Lubang Biopori Sebagai Resapan Air Hujan dan Kompos Alami di Wilayah Kelurahan Pasuluhan Kecamatan Walantaka. Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial Dan Kemanusiaan, 1(4), 121–130. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i4.651

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.