Praktik Pemberdayaan UMKM melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Berbasis Digital untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Saringembat
DOI:
https://doi.org/10.62383/aksinyata.v2i1.1056Keywords:
Empowerment of MSMEs, Product Innovation, Digital MarketingAbstract
Saringembat Village has a variety of local products with significant potential; however, the marketing and management of these products remain limited. This program aims to assist MSME actors in leveraging digital technology to develop products, expand markets, and enhance competitiveness. Through training and mentoring, participants were taught product innovation, packaging design, logo creation, and the application of digital marketing through platforms such as social media and marketplaces. The results of this activity indicate that the utilization of digitalization can increase market reach and product sales volume, although challenges related to digital literacy and resource limitations still need to be addressed. This research highlights the importance of utilizing digital technology to empower MSMEs and sustainably improve the village economy.
References
Arianty, M. (2017). Peningkatan daya saing produk UMKM melalui inovasi dan pengelolaan produk lokal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 32(2), 128–140.
Candrasari, R., & Claretta, N. (2020). Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk UMKM untuk meningkatkan daya saing. Jurnal Manajemen dan Bisnis Digital, 4(3), 45–56.
Dewa Gugat, I. (2023). Signifikansi logo dalam membangun citra dan kepercayaan konsumen terhadap UMKM. Jurnal Identitas Visual dan Branding, 9(2), 32–49.
Endrawati, S., Puspitasari, H., & Setiawan, R. (2023). Transformasi digital dalam pemberdayaan UMKM berbasis lokal: Studi kasus di daerah pedesaan. Jurnal Inovasi Ekonomi dan Pembangunan, 6(1), 89–105.
Ermawati, T. (2019). Peran desain kemasan dalam branding dan pemasaran produk UMKM. Jurnal Desain Produk dan Branding, 5(3), 61–70.
Handayani, E. (2022). Peran pelatihan dan sosialisasi dalam peningkatan pemahaman digitalisasi UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 95–103.
Herlina Puspitasari, A. W. (2024). Peranan nomor induk berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha bagi pertumbuhan bisnis UMKM Tape Semen Bu Suwarti. Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat, 2(4).
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). Pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi di wilayah desa. Buletin Desa, 5(2), 1–12.
Kusumawati, D. (2022). Pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan visibilitas produk UMKM. Jurnal Pemasaran Digital, 11(4), 223–236.
Murdani, H. (2024). Inovasi produk lokal untuk meningkatkan keberlanjutan ekonomi desa. Jurnal Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(4), 234–248.
Musnaini, E., Suherman, R., & Syamsudin, F. (2020). Strategi digitalisasi untuk meningkatkan pemasaran UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital, 2(1), 15–27.
Priyanto, E. (2020). Pengelolaan produk lokal berbasis digital untuk pasar global. Jurnal Ekonomi Kreatif, 7(1), 56–68.
Puspitasari, H. (2024). Legalitas usaha dan implikasinya terhadap keberlanjutan UMKM di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Hukum, 10(2), 87–99.
Rustamaji, H. (2023). Tantangan transformasi digital di pedesaan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(3), 67–78.
Sari, P. W. (2021). Strategi pengembangan UMKM melalui digital marketing. Jurnal Bisnis dan Pemasaran, 13(2), 49–61.
Wijayanti, A. (2019). Optimalisasi e-commerce untuk UMKM di wilayah pedesaan. Jurnal Teknologi Informasi, 6(3), 87–98.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


